Produktivitas Pertanian Meningkat Meski Lahan Makin Sempit, Bupati Bantul: Kuncinya di Teknologi

oleh -4 views
Pertanian
Foto : Panen News

Panennews.com – Lahan pertanian di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, semakin sempit seiring alih fungsi lahan dari pertanian ke permukiman. Namun demikian produktivitas pertanian terus digenjot melalui pemanfaatan teknologi.

Hal itu mengemuka saat penyerahan bantuan alat combine harvester untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Gadingsari dan Sriharjo di Desa Sriharjo, akhir pekan lalu.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyatakan teknologi menjadi solusi agar sektor pertanian tetap bertahan di tengah gempuran zaman. Apalagi sektor pertanian masih menjadi sektor unggulan di Kabupaten Bantul.

Baca Juga :   Kementan Optimalisasi Pendistribusian Pupuk Besubsidi

“Lahan pertanian kita itu semakin sempit. Tapi berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statistik), produktivitasnya justru meningkat. Kalau dulu rata-rata satu hektar sawah menghasilkan 3 – 4 ton padi, sekarang bisa 8 – 10 ton. Kenapa bisa begitu? Kuncinya ada di teknologi,” kata Halim, dikutip Selasa (12/3/2024).

Ia menambahkan, petani masa kini harus mau menerapkan teknologi terbaru. Jika hanya menggunakan cara-cara konvensional, hal ini akan berdampak pada produktivitas pertanian.

“Teknologi tidak hanya mekanisasi, tapi juga cara atau metode menanam,” tutur Halim.

Baca Juga :   Begini Caranya, Budidaya Daun Binahong Di Pekarangan Rumah

Halim berharap pertanian di Bantul semakin maju dan modern.

“Pada akhirnya, ini akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, menambahkan saat ini pertanian menghadapi banyak tantangan. Namun berbagai inovasi harus dilakukan untuk menyiasati kondisi itu.

“Banyak tantangan pertanian yang dihadapi. Seperti luas lahan, irigasi, perubahan iklim, juga pupuk. Oleh sebab itu kita butuh pemanfaatan teknologi seperti mekanisasi atau mulai memanfaatkan alat-alat modern,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.