Gudang Garam Rakyat, Dorong Produksi Dan Kesejahteraan Petambak

oleh -15 views
ilustrasi petani garam
Ilustrasi Petani Garam - Foto : Pexels

Panennews.com – Keberadaan Gudang Garam Rakyat di Desa Raci, Kecamatan Bangil sangat potensial meningkatkan pendapatan petambak garam di Kabupaten Pasuruan.

Ungkapan bernada optimisme itu disampaikan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto pada saat meresmikannya bersama Kepala Dinas Perikanan, Alfi Nurkhasanah dan beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait pada hari Selasa (05/03/2024).

Dengan peningkatan pendapatan para petani garam, secara otomatis akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup petambak garam dan keluarganya. Berikut dengan beragam manfaat yang menyertainya.

“Semoga dengan pembangunan gudang garam rakyat ini bermanfaat bagi petambak garam, menjaga kualitas garam dan meningkatkan penyerapan garam rakyat. Sehingga stabilitas harga garam dapat terjaga,” ucapnya.

Baca Juga :   Petani Rumput Laut Di Lombok Timur Galau Harga Makin Anjlok

Ditambahkan Pj. Bupati Andriyanto, potensi tambak garam seluas 241,8 hektar tersebar di Kecamatan Bangil, Kraton, Rejoso dan Lekok. Total ada 20 Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) yang beranggotakan 226 orang.

“Pada tahun 2023, produksi garam tembus 16 ribu ton lebih atau meningkat 7 kali lipat dibanding tahun 2022 sebesar 2.125 ton. Dengan harga garam di tingkat petambak yang sekarang ini berkisar antara Rp 1.500 – 2.000,” jelasnya.Â

Diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) telah membangun unit pengolahan garam berkapasitas 20 ton/ hari.

Baca Juga :   Dengan Kebijakan PIT, KKP Evaluasi Perizinan Usaha Perikanan

Berlokasi di Desa Raci Kecamatan Bangil, rangkaian mesin itu digunakan untuk mencuci dan memurnikan garam. Terdiri dari bagian penggilingan/ penghancur, pencucian, penirisan dan pengeringan, iodisasi serta pengepakan.

Adapun bahan baku yang digunakan adalah garam dengan kadar Natrium Klorida sebesar 85-94 persen. Menghasilkan output garam minimum sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan kadar natrium klorida minimal sebesar 94 persen.

Untuk mengoptimalkan fungsi washing plant terkait kontinuitas produksi dan distribusi garam, maka pada akhir tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Pasuruan telah melakukan komunikasi dan koordinasi kepada KKP. Sehingga terbangunlah Gudang Garam Rakyat di Desa Raci Kecamatan Bangil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.