Sapi Positif LSD, Awas Jangan Makan Bagian ini

oleh -132 views
virus lsd
DKPP Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memeriksa sapi yang terjangkit LSD. (Panennews.com/Ahmad Muharror)

Panennews.com – Meski terjangkit Virus Lumpy Skin Disease (LSD), daging ternak sapi masih bisa dikonsumsi manusia. Hanya saja kualitas dagingnya menurun dan mengonsumsinya harus lebih berhati-hati.

Selain itu, ada juga beberapa bagian ternak yang tidak boleh dimakan.

Kabid Peternakan dan Keswan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jepara, Mudhofir mengatakan, setelah ada ternak yang terkonfirmasi positif LSD, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah strategis.

Termasuk untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada peternak dan masyarakat, soal apa itu LSD pada hewan ternak.

Baca Juga :   Komisi IV : Impor Sapi Perah Harus Ditunda, Jika Penyakit PMK Belum Selesai

Terkiat dengan sapi yang terpapar LSD ini, kata Mundofir dagingnya aman untuk dikonsumsi. Akan tetapi tidak untuk kulitnya.

“Kulitnya yang bentol-bentol jangan dimakan. Dibakar saja (dimusnahkan). Termasuk jeroannya juga harus dilihat (jangan dikonsumsi),” ujarnya, Sabtu (21/1/2023).

Penanganan dan pengobatan saat ini dilakukan oleh DKPP. Dokter-dokter hewan sudah diterjunkan untuk mengobati ternak tersebut.

Selain itu, pihaknya juga telah menginformasikan terkait virus LSD. Langkah ini bahkan sudah dimulai sekitar 1,5 bulan lalu.

Sebenarnya peternak bisa melakukan langkah antisipatif. Prinsipnya kandang harus bersih, disemprot dengan deterjen, pemberian pakan teratur.

Baca Juga :   LSD di Pati Meledak, Tembus Seratusan Kasus

Selain itu, jika ada ternak baru harus dikarantina terlebih dahulu, dan pada malam harinya diupayakan ada asap aktif supaya lalat tidak mendekat.

“Kalau ada tanda-tanda LSD pada ternak, segera hubungi tenaga kesehatan hewan terdekat. Nanti akan langsung ditangani,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.