11 Ekor Sapi Terjangkit PMK Di Klaten, Vaksinasi Kini Digencarkan

oleh -5 views
VaksinasiMassalYogya
Foto : Ditjen PKH

Panennews.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengkonfirmasi bahwa ada sapi yang terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Adapun hewan sapi yang terserang PMK berjumlah hingga mencapai 11 ekor. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Klaten, Widiyanti membenarkan hal tersebut. Bahwa ada belasan ekor sapi yang tercatat virus PMK hewan ternak.

“Memang betul, tercatat ada 11 ekor sapi yang terjangkit PMK hewan ternak. Tapi selain itu sih cukup aman ya dan stok hewan sapi pun masih banyak dan terbilang sehat” ujar Widiyanti di Klaten, Senin (29/04/2024).

Baca Juga :   Kodok Merah, Hewan Endemik Yang Hampir Punah

Selain itu, Widiyanti juga menerangkan bahwa PMK ini tengah menyebar pada 4 kecamatan di Kabupaten Klaten. Adapun 4 kecamatan itu yakni Ngawen, Karangnongko, Trucuk, hingga Wonosari.

“PMK ini sudah menyebar dan berasal dari 4 kecamatan di Kabupaten Klaten. Adapun kasus aktif PMK tersebar pada 4 kecamatan yang telah disebutkan tadi” lanjut Widiyanti.

Lebih jauh, Widiyanti juga mengkonfirmasi bahwa belasan ekor sapi yang terjangkit PMK itu tengah aman dan tidak adanya kasus kematian mendadak terhadap hewan tersebut.

“Saat ini sih belum ada laporan hewan yang mati akibat PMK. Belasan ekor sapi yang terjangkit PMK ini tengah kita pantau dan sudah aman, semoga sembuh dalam 14 hari mendatang” kata Widiyanti.

Baca Juga :   Burung Unta, Spesies Burung Bertubuh Besar

Kendati demikian, pihaknya saat ini tengah menggencarkan vaksinasi terhadap berbagai jenis sapi yang sehat. Tujuannya yaitu untuk mencegah penyebaran virus PMK dan terhindar dari jenis penyakit lain.

Lebih lanjut, optimalisasi vaksin tersebut hanya berlaku untuk wilayah Klaten. Terlebih, pada 4 kecamatan yang kasus PMK-nya telah meningkat.

“Vaksinasi PMK kita gencarkan, dengan tujuan untuk menekan penyebaran virus PMK. Adapun vaksinasi ini pada wilayah Klaten dan khususnya 4 kecamatan yang ada kasus PMK” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.