40 Petani Meriahkan Festival Durian Lokal Di Kabupaten Kendal

oleh -11 views
Ilustrasi Buah Durian
Ilustrasi Buah Durian - Foto : Freepik

Panennews.com – Sebanyak 40 orang petani mengikuti Festival Durian di Lapangan Desa Kebongembong, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, Senin (22/01/2024).

Kegiatan itu untuk mengangkat potensi durian lokal wilayah tersebut. Pasalnya, durian lokal ini merupakan salah satu komoditas sektor perkebunan yang cukup potensial.

Kepala Desa Kebongembong, Fachrurozi As’ary menyampaikan, wilayahnya memiliki banyak potensi, khususnya sektor pertanian, salah satunya durian lokal yang rasanya tak kalah dari durian dari daerah lain.

Untuk mengangkat potensi tersebut, pihaknya menyelenggarakan Festival Durian, sebagai rangkaian Kirab Sedekah Bumi, Pagelaran Seni dan Bazar UMKM.

Baca Juga :   Komoditas Cabe Sukabumi Siap Penuhi Stok Di Bulan Ramadhan

“(Dari 40 orang peserta) Ada sekitar 22 lapak pedagang durian yang semuanya adalah warga Kebongembong, dengan harga durian bervariasi maksimal Rp100 ribu. Melalui kegiatan ini kami dari pemerintah desa ingin memperkenalkan UMKM, dan menciptakan ekonomi kerakyatan, sehingga uang yang dihasilkan bergulir di masyarakat Kebongembong,” ungkap Fachrurozi.

Selain itu, Ia juga mengatakan Pemerintah Desa Kebongembong akan terus mendukung para petani durian dalam mengembangkan potensi buahnya, agar lebih baik dan lebih dikenal hingga luar daerah. Hal itu sudah dibuktikan dengan pelatihan penanaman hingga hingga panen durian.

Baca Juga :   Agar Berbunga Lebat, Begini Tips Dalam Pemupukan Tanaman Krisan

Sementara itu, Sub Koordinasi Produksi Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Hadi Winarno, selaku juri, menyambut baik kegiatan festival tersebut.

“Kegiatan Festival ini tentunya sangat positif bagi para petani, dan memang Desa Kebongembong sudah menjadi salah satu ikon durian di Kabupaten Kendal,” ujar Hadi.

Lebih jauh Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, nantinya bisa dikembangkan sebagai durian unggulan lokal Kendal dan menjadi pohon induk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.