Sensus Pertanian 2023, Provinsi Papua Punya Petani Milenial Terbanyak

oleh -17 views
61WhatsApp Image 2023-03-17 at 04.18.28
Foto : Dok. Barantan

Panennews.com – Hasil pencacahan Sensus Pertanian 2023 di Provinsi Papua memastikan jumlah petani milenial umur 19 – 39 tahun, terbanyak berada di Kabupaten Jayapura dengan 4.654 orang atau sekitar 20,48 persen.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Papua, Adriana Helena, di Jayapura, Sabtu (09/12/2023).

“Kalau untuk urutan kedua dan ketiga adalah Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Keerom dengan masing-masing sebanyak 3.717 orang atau 16,35 persen dan 3.630 orang atau 15,97 persen,” terang dia.

Sementara untuk jumlah petani millenial di Provinsi Papua, sambungnya, total mencapai 22.729 orang atau sebesar 34,89 persen dari total petani yang ada di Papua sebanyak 65.152 orang.

Baca Juga :   Factory Sharing, Solusi Jitu Sejahterakan Petani Industri Garam Di Makassar

Data petani milenial menjadi salah satu indikator tingkat regenerasi di sektor pertanian, serta menunjukkan pemanfaatan teknologi digital yang diharapkan dapat menciptakan pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.

“Berdasarkan Peraturan Menteri F Pertanian RI Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pedoman Gerakan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045, Petani Milenial merupakan petani berusia 19 tahun sampai 39 tahun, dan/atau petani yang adaptif terhadap teknologi digital.”

Diketahui Sensus Pertanian dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali, di tahun yang berakhiran 3. Sensus pertanian 2023 merupakan sensus yang ketujuh kalinya dilaksanakan BPS Papua mulai 1 Juni hingga 31 Juli 2023.

Baca Juga :   Buka PENAS Petani, Mentan SYL Dorong Kemandirian Pangan Hingga Pupuk

“Sehingga dilakukan sensus terhadal petani yang dalam hal ini, adalah UTP yang hanya berusaha pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan, berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.