Komoditas Kakao Asal Kolaka Utara, Tembus Pasar Ekspor China

oleh -14 views
Ilustrasi Kakao
Foto : Pixabay

Panennews.com – Beberapa waktu lalu, salah satu generasi muda terbaik Kolaka Utara berhasil ekspor 17,10 ton kakao ke China.

Berkat kerja keras Rusling dari Kecamatan Watunohu mengembangkan jual-beli kakao fermentasi, Ia kembali berhasil memperluas jejak ekspornya, kali ini ke China.

“Kakao Kolaka Utara yang telah diolah menjadi kakao fermentasi segera diekspor ke China. Kami mengirimkan sebanyak 17,10 ton kakao,” ujar Rusling selaku Direktur Afnan Syariah, yang juga tergabung dalam petani Korporasi Kakao Kolaka Utara binaan Kementerian Pertanian (Kementan) khususnya Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan. Sabtu (13/01/2024).

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman agar kedepan, kakao terus didorong akselerasi hilirisasi produk bernilai tambah dan memperluas akses pasar.

Ditambahkan sebelumnya Mentan juga mengatakan peran dan keterlibatan anak muda mutlak dilakukan untuk memberi wajah baru modernisasi pertanian nasional.

Baca Juga :   Ini Jurus Kementan Dalam Mengantisipasi Badai La Nina

Selain itu, Anak muda juga wajib terlibat dalam proses pembangunan pertanian Indonesia dengan didukung teknologi pertanian yang modern. Dari Teknologi yang aplikatif ini akan menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

Sementara itu, Kementerian Pertanian melalui Ditjen Perkebunan terus berupaya mendorong dan secara berkelanjutan membina para pelaku usaha perkebunan termasuk pekebun.

Salah satunya, Ditjen Perkebunan telah memberikan bantuan pengembangan tanaman kakao, seperti peremajaan kakao dan lainnya, yang semuanya ditujukan untuk peningkatan produksi dan produktivitas tanaman.

Pada kesempatan yang berbeda, Direktur Jenderal Perkebunan Andi Nur Alam Syah mengatakan, sesuai arahan Presiden RI dan Menteri Pertanian agar para petani diharapkan dapat membangun proses bisnis dari hulu ke hilir secara berkelanjutan.

Kementan terus mendorong pembentukan korporasi petani agar kelembagaan petani punya posisi tawar yang lebih baik di supply chain dan pemasaran produk sehingga mampu meningkatkan daya saing komoditas.

Baca Juga :   Melirik Potensi Lidah Mertua Ke Pasar Eropa dan Amerika

Selain itu, juga mengedepankan kebijakan pengembangan kawasan perkebunan secara nasional dalam hal integrasi sistem hulu-hilir, yang tentunya muaranya adalah peningkatan kesejahteraan pekebun.

Lebih lanjut, kita sudah ada implementation design korporasi petani kopi di kabupaten bandung, dan diharapkan korporasi ini bisa juga di replikasi ke daerah-daerah sentra komoditas perkebunan lainnya, seperti kakao.

Lebih jauh, Pemerintah memberikan apresiasi atas peran Rusling yang berhasil menggerakkan dan membimbing 47 pemuda lokal.

“Kami dengan bangga melepas ekspor komoditas kakao ke belahan dunia. Pak Rusling sebelumnya telah berhasil mengekspor ke Amerika Latin, Australia, dan China. Semoga langkah ini menjadi dorongan bagi pertumbuhan ekonomi di Kolaka Utara,” ujar Gubernur Sulawesi Tenggara saat melepas pengiriman ekspor kakao ke China.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.