Bantuan Keramba Budidaya, Tingkatkan Produktivitas Perikanan Di Sukoharjo

oleh -17 views
WhatsApp-Image-2024-01-17-at-14.50.34
Foto : Dok. Pemprov Jateng

Panennews.com – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyerahkan bantuan hibah untuk budidaya ikan keramba di Dukuh Senden, Desa Geneng, Kecamatan Gatak, Rabu (17/01/2024).

Selain itu, pada kesempatan yang sama juga diserahkan bantuan pertanian dan peternakan di sejumlah desa, secara simbolis.

“Khusus untuk bantuan hibah di Desa Genang ini sebanyak 25 paket keramba ikan termasuk bibit dan pakannya,” terang bupati.

Etik Suryani mengatakan, untuk meningkatkan produksi, produktivitas serta kesejahteraan masyarakat, Pemkab Sukoharjo terus menggulirkan sejumlah bantuan.

Pada tahun 2023, berbagai bantuan yang dibutuhkan petani, peternak dan pembudidaya ikan telah direalisasikan dalam perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Sukoharjo tahun 2023.

Baca Juga :   Lobster di NTB, Kerjasama Pemerintah, Akademisi dan Pengusaha Perlu Dilakukan

“Hari ini juga diserahkan secara simbolis berbagai jenis bantuan di bidang pertanian dan perikanan berupa prasarana dan sarana pertanian maupun perikanan dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas dan produksi komoditas pertanian, peternakan dan perikanan,” ungkapnya.

Terkait budidaya ikan keramba di Desa Geneng, bupati berharap dapat meningkatkan nilai pemanfaatan saluran irigasi, sehingga dapat memberikan nilai tambah pada perekonomian Desa Geneng. Namun dalam pemanfaatannya harus diatur agar tidak mengganggu petani pemakai air irigasi.

“Saya minta Dinas Pertanian dan Perikanan mohon untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada petani, peternak dan pembudidaya ikan agar bisa berkembang. Ketika budidaya ikan berhasil diharapkan juga bisa menekan kasus stunting di Sukoharjo,” ujarnya.

Baca Juga :   Penerapan CBIB, Genjot Produksi Udang Nasional Secara Maksimal

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Bagas Windaryatno mengatakan, potensi sumber daya alam berupa air di Desa Geneng Kecamatan Gatak sangat besar. Sebab air di saluran irigasi selalu tersedia sepanjang tahun.

Lebih lanjut, potensi air tersebut sebelumnya sudah dimaksimalkan untuk memajukan sektor pertanian saja. Namun sekarang dikembangkan bertambah budidaya ikan.

“Budidaya ikan dilakukan dengan penyediaan keramba ditempatkan di sepanjang saluran irigasi di depan rumah warga. Dengan demikian maka warga lebih mudah dalam melakukan perawatan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.