Inovasi Penggunaan Lebah, Cegah Meluasnya Kebakaran Hutan Dan Lahan

oleh -42 views
UPI_9496
Anggota Komisi IV DPR RI, Foto : Ulfi/Nr

Panennews.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan sedari dini sebelum api meluas bisa dilakukan dengan beragam cara.

Salah satu inovasi yang dihadirkan yaitu melalui pelibatan masyarakat secara aktif melalui peternakan lebah. Sebab, peternak lebah menjadi agen penting dalam menjaga lingkungan hutan.

Lebah memiliki kepekaan terhadap asap, sehingga bisa menjadi penjaga alam yang efektif.

“Pemberdayaan masyarakat, seperti peternak lebah, dapat menjadi solusi kreatif untuk mengatasi kebakaran hutan. Dengan menciptakan pasar yang stabil, pemerintah dapat memotivasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam melindungi lingkungan,” ungkap Anggota Komisi IV DPR RI Slamet saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV di Provinsi Riau, Minggu (19/11/2023).

Penggunaan lebah untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dapat juga dilakukan dalam rangka pemberdayaan masyarakat (peternak lebah) untuk menghasilkan minuman madu.

Baca Juga :   Pembangunan Perumahan Masif, Lahan Pertanian Di Kota Mataram Makin Menyusut

Sehingga, captive market dapat tercipta karena terdapat pasar yang konsisten membeli produk dari lebah tersebut

Dengan potensi ini, Pemerintah dapat memberdayakan peternak lebah dengan memberikan dukungan tidak hanya dalam bentuk peralatan, tetapi juga dengan menciptakan pasar yang stabil melalui konsep Captive Market, serta pemerintah dapat memberikan dukungan dengan cara membeli hasil produksi peternak lebah, seperti madu.

“Hal seperti ini perlu terobosan-terobosan, kreativitas dari para pejabat kita. Tidak mengandalkan APBN tetapi dengan pemenuhan kebutuhan minuman sehat (madu yang juga bisa) terpenuhi untuk menjaga lingkungan hidup bisa terjaga. Karena masyarakat terpedaya akan peternak lebah ada yang membeli yang disebut dengan captive market,” terangnya.

Selain itu, dirinya juga menambahkan, menggabungkan kebutuhan akan minuman sehat dan perlindungan lingkungan, adalah sebuah terobosan yang diharapkan dapat memberikan solusi yang berkelanjutan dalam pencegahan kebakaran hutan.

Baca Juga :   Kementan Luncurkan Kawasan HDDAP 10000 Hektare Di 13 Kabupaten

Adanya dukungan dari masyarakat melalui pembelian produk seperti madu lebah, dapat menjadi alat yang efektif untuk melibatkan lebih banyak pihak dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan sumber pendapatan masyarakat.

“Kita dorong juga pemberdayaan masyarakat untuk bisa menjaga supaya tidak terjadi alih fungsi lahan dari lahan gambut menjadi perkebunan sawit. Pemerintah harusnya melalui KLHK dan Kementerian Pertanian itu bisa membina untuk bisa mengembangkan para petani ternak lebah untuk bisa menghasilkan madu dan pemerintah bisa sebagai offtaker untuk mengambil hasil madu yang dihasilkan oleh mereka,” ujar Politisi Fraksi PKS ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.