Hadapi Krisis Pangan, Menteri Trenggono Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Perikanan

oleh -24 views
WhatsApp Image 2023-11-21 at 12.09.57
Foto : Dok. KKP

Panennews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengajak masyarakat untuk bersama-sama melindungi ekosistem perikanan.

Hal itu sebagai upaya memperkuat sistem ketahanan pangan yang berkelanjutan di tengah ancaman krisis pangan global. Ekosistem yang sehat akan menghasilkan produk perikanan secara kontinyu dan berkualitas untuk dikonsumsi masyarakat.

Melindungi ekosistem perikanan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Trenggono mencontohkan di antaranya dengan bijak mengelola sampah agar tak berakhir mengotori sungai dan laut.

Kemudian tidak menangkap ikan dengan cara merusak, hingga mendukung kegiatan pelestarian ekosistem perikanan dengan tidak merusak terumbu karang, mangrove, dan padang lamun, serta tidak menangkap biota-biota yang dilindungi.

Baca Juga :   KKP Himbau Nelayan Patuhi Standar Operasional Kapal Perikanan Saat Cuaca Ekstrim

Lebih lanjut, KKP sendiri diakuinya memiliki strategi untuk menjaga ekosistem sumber daya kelautan dan perikanan tetap sehat yang dikemas dalam lima program prioritas ekonomi biru.

Kelimanya mencakup perluasan kawasan konservasi, penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pembangunan perikanan budidaya berkelanjutan, pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh kegiatan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta menggelar gerakan nasional pembersihan sampah di laut.

“Program ekonomi biru tidak hanya melihat potensi kelautan sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut,” ujar Trenggono, Selasa (21/11/2023).

Selain itu, Menteri Trenggono juga menambahkan, menjaga kelestarian ekosistem perikanan berarti menjaga keberlanjutan populasi ikan sebagai sumber pangan, sekaligus menjadi langkah awal menghadirkan produk perikanan berkualitas dan berkelanjutan ke tengah masyarakat.

Baca Juga :   Pasar Ikan Hias Digital, Tawarkan Puluhan Ikan Dengan Tampilan Eksotis

Sementara itu, melalui momentum peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-10 Tahun 2023, Menteri Trenggono mengingatkan pula momentum sejarah Indonesia yang akan berusia satu abad dengan bonus demografi 70 persen usia produktif.

Hal ini harus dipersiapkan dengan baik untuk membentuk generasi emas, generasi Indonesia yang unggul dengan karakter yang luhur, serta kompetensi dan produktivitas yang tinggi.

“Ke depan kita menghadapi bonus demografi, dan menjadi tantangan juga bagaimana menghadirkan generasi masa depan yang kuat dan cerdas dalam mengisi tantangan tersebut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.