Sorgum, Komoditi Pertanian Perkuat Citra NTB Lumbung Pangan Nasional

oleh -0 views
Sorgum
Dok. Kementan

Panennews.com – Sorgum adalah tanaman palawija yang memiliki banyak manfaat. Provinsi NTB memiliki potensi besar mengembangkan tanaman ini untuk memperkuat citra sebagai daerah lumbung pangan nasional.

Menanam sorgum sudah lama digalakkan, namun belum massif. Di NTB, baru Kabupaten Lombok Timur yang memberi perhatian khusus untuk mengembangkan sorgum.

Peneliti dari Universitas Mataram Prof. Ir. Suwardji, menjelaskan, sejumlah manfaat mengembangan sorgum. Batang sorgum dapat dimanfaatkan untuk membuat bioethanol dari hasil perasannya. Selain itu, khusus husus sorgum manis, batangnya digunakan sebagai bahan untuk gula dan kertas.

Unram saat ini juga tengah melakukan kerjasama dengan Pertamina untuk melakukan pengembangan biomassa untuk memanfaatkan sorgum sebagai bahan bakar campuran untuk BBM kendaraan.

Prof. Suwarji menjelas, dari pengembangan sorgum di wialayah Suangi, Kabupaten Lombok Timur, Unram sudah berhasil membuat bioethanol.

“Kita sudah suplai seribu liter ke Pertamina. Tahun ini kita targetkan bisa menyuplai 6.000 liter bioethanol dari sorgum. Sudah dilakukan ujicoba kendaraan pengguna BBM campuran bioethanol di Sirkuit Mandalika, hasilnya tidak kalah dengan BBM hasil fosil,” ungkapnya, Jumat (15/3/2024).

Baca Juga :   Legislator Ungkap Petani Bisa Jadi Kunci Kemakmuran Negeri

Menurutnya, kedepan rencananya Pertamina akan mengembangkan lahan sorgum, bekerjasama dengan petani mitra untuk mendukung pengembangan energi ramah lingkungan. Kerjasama kemitraan kedepan ini bisa menjadi peluang besar bagi petani di daerah ini.

Prof. Suwardji mengatkan, manfaat lain sorgum, daun sorgum bisa menjadi santapan sehat bagi sapi, kerbau, kambing, dan domba. Hal ini sejalan dengan potensi peternakan yang menjadi salah satu sektor unggulan Provinsi NTB. “Tidak saja daunnya. Batang hasil perasannya juga bisa dibuat jadi pakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, biji sorgum dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Biji sorgum memiliki berlimpah manfaat sebagai bahan pangan. Bisa jadi sumber nutrisi kaya karena mengandung energi untuk kalori, protein untuk kebutuhan harian tubuh.

Mengandung karbohidrat kompleks yang tidak cepat diubah menjadi glukosa, sehingga aman bagi penderita diabetes. Mengandung lemak, dan serat. Serta mikronutrien untuk vitamin B, mineral, dan antioksidan seperti flavonoid, asam fenolat, dan tanin.

Dikatakan, Sorgum juga tidak mengandung gluten, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki alergi terhadap gluten.kandungan vitamin B, mineral, dan antioksidan dalam sorgum membantu mencegah timbulnya penyakit tertentu.

Baca Juga :   Jaga Kedaulatan dan ketahanan Pangan, Pemkab Badung Gelar Bimtek Ke Petugas Pertanian

Biji sorgum mengandung protein, vitamin B, dan zat besi lebih tinggi daripada beras, membantu mengatasi masalah kekurangan zat gizi. Sorgum juga dapat diolah menjadi sereal, bubur, tepung, roti, kue, dan sirup.

Selain itu, sorgum dapat digunakan sebagai pengganti nasi dengan mengonsumsinya bersama sayuran dan sumber protein, atau mengolahnya menjadi berbagai hidangan seperti kue, roti, dan puding.

“Sorgum ini sangat cocok untuk mengatasi persoalan pangan kita. Apalagi ditengah tingginya harga beras saat ini. Jadi, sorgum bukan hanya pengganti nasi yang kaya nutrisi, tetapi juga memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan dan Kesehatan,” urainya.

Ditambahkan, sorgum dapat dikembangkan di lahan-lahan kering yang potensinya cukup luas di Nusa Tenggara Barat. Ia adalah jenis tanaman yang tidak terlalu membutuhkan air. Sehingga sangat cocok untuk menghidupkan lahan-lahan yang masih nganggur.

“Jangan sudah ganggu lahan pertanian basah, itu untuk pengembangan padi. Sorgum ini nilai ekonomisnya bahkan lebih tinggi dari Jagung. Sehingga sangat cocok dikembangkan secara massif,” tutup Prof. Suwardji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.