Luncurkan Halal Industri Event 2022, Wapres Minta Industri Halal Dan Kecil

oleh -99 views
IMG_20220524_211440
Foto : Setwapres

Panennews.com – Pemerintah melalui The State of The Global Islamic Economy Report (SGIE Report) 2022 mencatat bahwa Indonesia kembali meraih peringkat 4 Global Islamic Economy Indicator secara keseluruhan. Laporan ini menunjukkan bahwa sektor-sektor halal unggulan di tanah air tetap mampu tumbuh di tengah hantaman pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, agar cita-cita Indonesia menjadi pusat produsen halal dunia terwujud, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta industri halal baik yang besar maupun kecil untuk terus saling mendukung dan menopang.

“Saya berharap industri besar dapat mendukung UMKM, diantaranya melalui fasilitasi inkubasi bisnis, pendanaan kreatif, penguatan kapasitas dan literasi, maupun pengintegrasian global halal hub,” pinta Wapres saat menghadiri acara Halal Industri Event 2022 di Thamrin City Lantai 1, Jl. K.H. Mas Mansyur Jakarta Pusat, Selasa (24/05/2022).

Baca Juga :   Wapres Ma’ruf Amin Dorong Pertanian Hidroponik Modern

Selain itu, Wapres melanjutkan industri ritel modern yang juga harus membantu memasarkan produk-produk UMKM. Dengan demikian, UMKM pun akan semakin “naik kelas”, mulai dari etalase ritel modern sampai nantinya masuk ke pasar ekspor.

“Saya berharap rak-rak ritel modern akan semakin dipenuhi produk halal yang tidak hanya berasal dari merek-merek besar, tetapi juga produk-produk halal dari UMKM di seluruh daerah Indonesia,”. Tegasnya.

Adapun langkah ini, tutur Wapres, akan semakin memudahkan masyarakat mendapatkan produk yang terjamin kehalalannya, khususnya produk-produk dari UMKM.

Baca Juga :   GAPKI Dan POLRI Teken MoU, Jaga Kepastian Hukum Industri Kelapa Sawit Indonesia

“Jadi nanti UMKM tidak lagi terkena stunting atau tidak tumbuh besar, karena dibantu ritel,” ungkapnya.

Sementara itu, Wapres menuturkan bahwa saat ini banyak UMKM yang mulai bisa berinovasi dan menembus pasar ekspor. Oleh karena itu, kesadaran untuk saling menopang antarpemangku kepentingan sangat penting, sehingga tercipta berbagai solusi terhadap beragam masalah UMKM seperti pendanaan riset dan pengembangan, penguasaan inovasi dan teknologi, peningkatan kualitas dan kapasitas SDM, hingga akses pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.