Dorong Produksi, Pemprov Sumut Kembangkan Budidaya Ikan Air Tawar

oleh -9 views
Digitalisasi Ikan
Ilustrasi Budidaya Ikan - Foto : Freepik

Panennews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama eFishery akan mengembangkan budidaya ikan air tawar.

Pengembangan ini dilakukan guna meningkatkan kompetensi para nelayan, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ikan.

“Kalau para nelayan sudah tersertifikasi, maka produktivitas juga meningkat, hasilnya masyarakat khususnya para nelayan juga sejahtera,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin, saat menerima audiensi PT Multimedia Teknologi Nusantara (eFishery) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (26/03/2024).

Dia mengatakan budidaya ikan air tawar di Sumut, umumnya terletak di perairan Danau Toba. Isu yang berkembang di kawasan itu adalah soal pakan ikan.

Menurutnya, soal sertifikasi untuk para nelayan perlu disampaikan, karena akan berdampak terhadap sumber perekonomian masyarakat nantinya.

Baca Juga :   Operasi Awal Tahun, KKP Lumpuhkan 17 Kapal Illegal

Hassanudin yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Hamdan Sukri Siregar, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumut Rajali mengatakan, Pemprov Sumut juga telah mengganggarkan untuk peningkatan kualitas nelayan di tiga kabupaten/kota, yakni Medan, Deliserdang, dan Tapanuli Selatan.

Dia berharap, bantuan ke para nelayan juga menyasar kepada akses pembiayaan. Begitu juga persoalan asuransi bagi nelayan. Pemprov Sumut melalui Dinas Kelautan dan Perikanan sudah memberikan asuransi kepada 6.000 nelayan.

Tujuannya merupakan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut.

“Jadi saya sangat mengapresiasi dengan adanya kampung nelayan budidaya ini. Kita berharap bukan hanya sertifikasi saja, tapi juga persoalan izin,” ucapnya.

Baca Juga :   Rintangan Budidaya Ikan Guppy, Begini Cara Mengatasinya

Sementara itu, VP of Public Affair eFishery Muhammad Chairil menyampaikan, eFishery merupakan startup aquaculture berbasis teknologi yang hadir untuk mengintegrasikan pembudidaya ikan dan petambak udang dalam super-ecosystem di Indonesia.

“Program sertifikasi pembudidaya merupakan produk unggulan, karena dapat meningkatkan kualitas dan nilai produk perikanan, peningkatan serta perluasan akses pasar, dan peningatan potensi ekspor produk perikanan unggul,” kata Chairil, yang datang bersama Head of Regulatory and Government Relations Public Affair Luciana Dita Chandra Murni, Government Realtions Manager West Teddy Firmansyah, dan Quality Assurance Fish Sertification Roni Mustar Doloksaribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.