Pemerintah Turun Tangan, Pupuk Murah Digelontorkan

oleh -4 views
Proses pendistribusian pupuk di Gudang Pupuk Penyangga (GPP) Pati, Jateng (Panennews.com/Ahmad Muharror)
Proses pendistribusian pupuk di Gudang Pupuk Penyangga (GPP) Pati, Jateng (Panennews.com/Ahmad Muharror)

Panennews.com – Petani di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, tampak bahagia lantaran mendapatkan diskon pupuk sebesar 40 persen dalam Gudang Pupuk Penyangga (GPP) Pati, Kamis (25/1/2024).

Bahkan ribuan petani itu, rela antre sejak pagi buta untuk mendapatkan pupuk dengan harga yang sangat terjangkau.

Wajar saja, pada awal tahun ini merupakan musim tanam (MT) pertama. Sehingga kebutuhan akan pupuk adalah yang utama, untuk menentukan keberhasilan tani.

Dalam program yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian melalui Pupuk Indonesia itu, bahkan dipimpin langsung oleh Direktur Produksi Pupuk Indonesia, Bob Indiarto.

“Tahun kemarin ada El Nino hampir tiga bulan petani tidak bisa turun ke sawah sehingga penyerapan pupuk rendah. Dengan sudah masuknya musim tanam, kita membantu,” ujarnya.

Baca Juga :   Tidak Boleh Ada Yang Lapar, Kinerja Kementan Diapresiasi Akademisi

Dijelaskan, sebanyak 5.000 petani di kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani disasar mendapatkan potongan harga sebesar 40 persen. Kumulatif pupuk yang disiapkan adalah 250 ton.

“Pupuk Urea 25 kg dan NPK 25 kg. Jadi setiap petani total mendapatkan 50 kg pupuk dalam Gebyar Diskon Pupuk. Ini untuk membantu petani saat musim tanam,” jelasnya.

Pupuk ini tentunya lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Normalnya pupuk non subsidi 50 kg (urea dan NPK) seharga sekitar Rp 450 ribu. Setelah mendapatkan diskon, petani hanya perlu merogoh kocek Rp 270 ribu.

Ia menuturkan program ini tidak hanya di Kabupaten Pati. Tapi di sekitar 30 kota/kabupaten/kota di Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Setiap daerah mendapatkan kuota sekitar 5.000 petani.

Baca Juga :   DPR RI Ingatkan Pesan Bung Karno Soal Kedaulatan Pangan

Bob berharap Gebyar Diskon Pupuk dapat membantu petani, sehingga produksi pangan di sektor pertanian dapat maksimal.

“Program ini juga dilaksanakan di berbagai kota selama bulan Januari hingga Februari 2024. Rangkaian acara ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam ini,” bebernya.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Pati, Niken Tri Meiningrum menyambut baik program ini.

Menurutnya, Gebyar Diskon Pupuk ini sangat membantu petani di tengah keterbatasan pupuk subsidi.

“Mudah-mudahan ini petani terbantu dengan adanya Gebyar Diskon Pupuk ini. Ini ada potongan. Sehingga kekurangan pupuk subsidi bisa dipenuhi pupuk non subsidi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.