Meski Tidak Impor, Industri Kelapa Sawit Hadapi Ketidakpastian

oleh -13 views
WhatsApp Image 2024-02-09 at 21.36.39
Foto : Panen News

Panennews.com – Vice President Communication and Public Affair PT Astra Agro Lestari Fenny Sofyan mengatakan, dari 12 komoditas pangan strategis yang dijaga pemerintah hanya sawit tidak pernah impor.

Hal itu disebutkannya dalam acara Focus Group Discusion yang diselenggarakan oleh Media Online Agribisnis Panen News di Jakarta, Jumat (09/02/2024).

“Jadi, 12 pangan yang strategis, hanya sawit yang tidak impor. Itu dulu yang harus digarisbawahi,” kata dia.

Meski begitu, Fenny mengingatkan bahwa sawit dalam lima tahun terakhir mengalami stagnasi produksi yang hanya di 51 juta ton. Sehingga, ini harus menjadi perhatian pemerintah ke depannya.

Baca Juga :   Dorong Konsumsi Daging, DPD RI Minta Kembangkan Industri Ternak

“Jadi, kalau misalnya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sawit itu berkembang di tahun 1980 dan berkembang pesat lagi pada 1986. Artinya itu sudah 38 tahun yang lalu,” ujar Fennya.

Terkait dengan kebijakan, kata Fenny, industri kelapa sawit masih menghadapi ketidakpastian dalam hal investasi. Padahal, sejak 2006 sawit sudah memberikan sumbangsi terhadap devisa negara.

Salah satu alasannya adalah banyaknya kementerian/lembaga yang mengurusi komoditas terbesar Indonesia ini. Nah, bagi investor, ini sangat menggangu. Belum lagi kebijakan yang tumpang tindih.

Baca Juga :   Hadapi El Nino, Kementan Ajak Petani Siapkan Langkah Mitigasi

“Saya berharap ke depannya ada kebijakan satu pintu terkait industri kelapa sawit ini, mau dibawa ke mana, raod mapnya itu seperti apa, road mapnya 10 tahun, 50 tahun lagi mau kemana, sehingga strateginya akan seperti apa, peusahan ini akan¬† dibawa ke mana, petani ini akan gimana dan sinernginya akan seperti apa, termasuk juga harganya,” imbuh Fenny.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.