Flying Fox, Ikan Hias Pemakan Alga

oleh -10 views
Ikan Flying Fox
Foto : Istockphoto

Panennews.com – Flying fox menjadi salah satu ikan perairan tawar yang cukup populer dalam dunia perakuariuman. Ikan hias satu ini cukup mudah ditemukan, apalagi di daerah bantaran sungai. Ada juga yang menyebut ikan ini dengan nama alga eater karena memang pemakan alga.

Ikan yang mempunyai sebutan dalam bahasa latin Epalzeorhynchos kalopterus ini berciri khas tubuh memanjang. Pada bagian perutnya tampak datar, sehingga dari kepala ke ekor tampak lurus. Terdapat garis berwarna gelap yang membujur sepanjang tubuh.

Baca Juga :   Akibat Kemarau, Omset Penjualan Ikan Hias di Pasar Jatinegara Turun

Panjang ikan ini sebagian besar sekitar 11—16 cm. Pada ikan betina, tubuhnya relatif lebih besar daripada ikan jantan. Adapun sirip yang dimiliki ikan ini berjenis sirip punggung yang bagian ujungnya sedikit transparan. Sirip ini unik, karena memiliki barbels sebanyak dua pasang.

Habitat alami ikan flying fox adalah perairan di Asia tenggara. Biasanya ikan ini hidup secara berkelompok pada tempat air tawar seperti bantaran sungai. Ikan ini adalah perenang yang tangguh, sehingga cukup lincah berenang sekalipun melawan arus.

Baca Juga :   Ikan Patin, Ikan Berkumis Unggulan

Ikan ini bisa dibudidayakan sebagai ikan hias. Untuk perawatannya pun tidak sulit. Ikan ini berjenis omnivora, terutama paling suka memakan alga. Oleh karena itu, ketika dibudidayakan dalam akuarium perhatikan jumlah tanaman air di dalamnya, karena jika terlalu banyak bisa dimakan si ikan.

Ikan flying fox melakukan pemijahan dan perkembangbiakan layaknya ikan lain. Ketika musim kawin tiba, ikan-ikan akan lebih agresif. Sebagian ikan betina bahkan sudah siap bersembunyi di balik tumbuhan air atau bebatuan.

Komentar