Tambah Cuan, Lahan Bekas Galian di Sleman Disiapkan Jadi Kampung Durian

oleh -8 views
Penanaman pohon durian di lahan bekas galian di Sleman
Penanaman pohon durian di lahan bekas galian di Sleman - Foto : Dok. Pemkab Sleman

Panennews.com – Warga di Sleman memanfaatkan lahan non-produktif untuk mengangkat perekonomian di bidang pertanian dan budidaya buah. Dari lahan sisa industri lokal, mereka menanam durian yang punya cuan tinggi dan menyiapkannya sebagai kampung durian.

Langkah itu dilakukan Warga Jering VIII Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini sebagai upaya meningkatkan perekonomian warga yang tergabung dalam Kelompok Tani Makmur, dengan dukungan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK).

“Inisiatif ini diimplementasikan melalui pemanfaatan lahan bekas galian tanah liat dari industri genteng dan batu bata,” jelas Ketua LPMK Unit Jering VIII, Heri Priatmoko, Minggu (5/5/2024).

Baca Juga :   Tanam Pohon Serentak, Presiden Sebut Upaya Atasi Polusi Hingga Perubahan Iklim

Lebih lanjut, Heri menuturkan bahwa pihaknya bersama petani akan menanam sebanyak 150 pohon dengan jarak tanam sekitar 10 meter dan diselingi tanaman lain seperti pepaya, pohon kenanga, dan jambu kristal.

Ia berharap program pemberdayaan masyarakat melalui pertanian ini dapat dilakukan secara konsisten, serta bersinergi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), UMKM, dan karang taruna.

“Harapan kami semoga bisa berlanjut menjadi kampung wisata durian,” pungkasnya.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyampaikan dukungan terhadap upaya memajukan dan memberdayakan potensi masyarakat di tingkat kalurahan.

Menurut Danang, pembangunan pertanian tingkat kalurahan harus menjadi prioritas utama, karena kalurahan atau desa menjadi faktor pendukung arus perekonomian, termasuk pertanian di Kabupaten Sleman.

Baca Juga :   Barantan Medan Fasilitasi Ekspor Perdana Buah Manggis Ke Tiongkok

“Kita harus berpikir produktif dalam menanam, selektif memilih jenis tanaman pertanian, varietas unggul, melihat prospek pasar dan menggunakan pupuk organik serta memberdayakan lahan-lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Danang.

Agar mendapatkan hasil tanam yang maksimal, Danang mengimbau penanaman pohon dapat diiringi upaya pemeliharaan dan diperhatikan pertumbuhannya. Dengan begitu, bibit pohon dapat tumbuh dengan baik dan optimal.

“Saya juga mengimbau agar masyarakat terus melakukan pengembangan durian di Kabupaten Sleman, sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” pungkas Danang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.