Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Naik, Penyebanya Permintaan Pasar Tinggi

oleh -6 views
Hewan Sapi
Ilustrasi Hewan Sapi - Foto : Panen News/Amar

Panennews.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok mulai naik jelang Hari Raya Idul Adha 1445 hijriah, salah satunya daging sapi. Dari Rp120.000 per kg, kini harganya naik menjadi Rp130.000 per kilogram.

Kenaikan ini diperkirakan terjadi akibat peningkatan permintaan masyarakat menjelang lebaran. Namun, pemerintah perlu terus mengawasi agar lonjakan harganya tidak terlalu signifikan, sehingga memicu inflasi.

Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Mataram (Unram), Prof. Dahlanuddin, Ph.D., menjelaskan, kenaikan harga daging sapi yang terjadi jelang Idul Adha harus dilihat dari dua sisi. Pertama, dari sisi konsumen dan kedua peternak kecil.

Baca Juga :   Ternyata ini, Fakta Menarik Penguin Hewan Aquatik Menggemaskan

“Bagi konsumen (masyarakat) pasti ini menjadi beban. Tetapi sebenarnya ini merupakan fenomena yang logis, di mana peningkatan permintaan selalu diikuti oleh kenaikan harga,” kata Dahlanuddin, Senin (20/5/2024).

Tetapi, dengan adanya kenaikan ini tetap tidak menguntungkan untuk konsumen. Bila kenaikan itu terus terjadi, biasanya masyarakat akan substitusi atau beralih dengan sumber protein lain seperti daging ayam atau ikan.

“Biasanya kalau harga daging sapi mahal, konsumen akan substitusi dengan sumber protein lain, seperti ikan dan ayam,” jelas Dahlan.

Sementara jika dilihat dari sisi peternak, momen ini menjadi salah satu kesempatan yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

Baca Juga :   Bapanas : Harga Beras Dan Gula Pasir Sudah Turun Di Kota Balikpapan

Namun demikian, jangan sampai harga di tingkat peternak rendah sementara di tingkat konsumen akhir harganya tinggi. Sebab hal ini tidak akan menguntungkan peternak.

“Dengan catatan kenaikan harga daging diikuti oleh kenaikan harga sapi hidup,” ujarnya.

Ia berharap, adanya lonjakan harga daging sapi ini dapat terus diawasi oleh pemerintah. Agar tidak menyebabkan penurunan pembelian kepada konsumen dan inflasi ke depannya.

“Harapannya pemerintah bisa terus mengawasi agar tidak terjadi lonjakan harga daging yang signifikan, supaya tidak memicu inflasi,” kata Dahlan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.