Jatim Genjot Indeks Pertanaman Padi, Sokong Produksi Nasional

oleh -9 views
GAT05802_1
Foto : Dok. Ditjen Perkebunan

Panennews.com – Seusai kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Bangkalan Jawa Timur ( Jatim).

Direktur Jenderal Perkebunan (Dirjen) Andi Nur Alam Syah langsung sigap melakukan evaluasi realisasi perkembangan pelaksanaan kegiatan irigasi pompanisasi di lapangan, bersama kepala dinas pertanian provinsi, kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Andi Nur mengatakan, demi mengatasi darurat pangan nasional dan untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia harus segera dilakukan pemanfaatan irigasi dan perpompaan (Irpom) pada sungai-sungai, untuk emmenuhi kebutuhan petani dalam meningkatkan pertanamannya.

Sebagai informasi, tahun 2024 bantuan irigasi dan perpompaan (Irpom) di Jawa Timur mencapai 1.183 unit untuk 31 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Lebih lanjut Andi Nur menyampaikan bahwa salah satu upaya percepatan pelaksanaan Irpom dilakukan dengan mensosialisasi revisi pedoman petunjuk teknis pelaksanaan Irpom.

“Revisi terhadap pedoman ini perlu dilakukan dalam rangka mengakselerasi kegiatan penanaman padi di lahan-lahan tadah hujan dan lahan kering khususnya terkait adanya perubahan terhadap kriteria Irpom seperti terdapat sumber air baik air permukaan berupa sungai, mata air, saluran pembuang maupun air tanah yang tersedia mendukung PAT” ujar Andi, Rabu (15/05/2024).

Baca Juga :   Mentan Dan KSAD, Sepakat Perkuat Areal Tanam Melalui Pompanisasi

Sedangkan untuk lahan, perubahan kegiatan Irpom adalah dapat berada pada sawah tadah hujan atau sawah yang sering kekurangan air irigasi.

Selain itu Andi Nur juga menekankan, untuk lokasi diprioritaskan pada lahan tadah hujan dengan IP 0-1 dan/atau sawah dengan IP < 2 yang memiliki potensi untuk peningkatan IP dengan komoditas padi.

“Sekarang saatnya bagi kita untuk memaksimalkan kinerja. Sesuai aturan sudah lengkap dan jelas sehingga tugas kita sebagai aparatur negara harus segera merealisasikan bantuan Irpom bagi petani. Jangan ada kegiatan fiktif, mark up atau kegiatan yang dapat menguntungkan diri sendiri ataupun orang lain yang melanggar aturan,” tegas Andi Nur.

Baca Juga :   Ditengah Hujan, Mentan Dan Wamenhan Gelar Panen Raya Padi Di Merauke

Andi menambahkan, terdapat potensi sampai dengan 400 ribu hektar sawah tadah hujan yang yang beririsan atau berada di sepanjang aliran sungai di Jawa Timur ini sehingga kita harus cepat mendistribusikan bantuan Irpom sehingga dapat meningkatkan IP padi untuk mengungkit produksi padi kita.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Pengembangan Budi Daya dan Pascapanen Komoditas Pertanian Andi Muhammad Syakir menyampaikan, agar para kepala dinas pertanian kabupaten/kota se-Jawa Timur tetap bersemangat mengawal pertanaman padi melalui kegiatan Irpom dan lainnya, mari gunakan dan gelorakan semangat perjuangan di Jawa Timur sebagai kota pahlawan dalam mengawal kegiatan ini.

Pada moment ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Dydik Rudy Prasetya menegaskan, Jawa Timur siap melaksanakan kegiatan percepatan dan peningkatan IP padi demi tingkatkan produksi padi Nasional melalui berbagai kegiatan dan bantuan Pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.