Jadi Sentra Kuliner Sate, Bantul Kewalahan Penuhi Stok Kambing Lokal untuk Hari Raya Kurban

oleh -8 views
Salah satu peternakan kambing di Bantul (Panennews.com/Hernawan)
Salah satu peternakan kambing di Bantul (Panennews.com/Hernawan)

Panennews.com – Jelang Hari Raya Iduladha 2024, kebutuhan kambing di Kabupaten Bantul melonjak. Kebutuhan ini belum dapat dipenuhi stok lokal sehingga perlu mendatangkan kambing dari luar daerah.

Staf Ahli Bupati Bantul Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yus Warseno menuturkan, setiap harinya, permintaan hewan ternak kambing di Kabupaten Bantul terbilang tinggi.

“Stok hewan ternak kambing di Bantul belum dapat memenuhi permintaan yang dapat mencapai rata-rata hingga 700 ekor kambing per hari, mengingat Bantul menjadi salah satu sentra sate kambing,” kata Yus saat memantau stok ternak jelang Iduladha, Selasa (28/5/2024).

Untuk itu, Bantul tetap harus memasok hewan ternak kambing dari luar, termasuk dalam memenuhi kebutuhan kurban masyarakat di Iduladha atau hari raya kurban ini.

Baca Juga :   Jelang Iduladha Lalu Lintas Hewan Ternak Meningkat, Barantan Perkuat Pengawasan

“Bantul juga mengembangbiakkan ternak kambing, cuma tidak cukup. Peternaknya terbatas, tidak terpenuhi kalau setiap hari permintaannya 700 ekor. Maka kami mengizinkan ternak kambing dari luar untuk masuk. Dengan tetap memantau kesehatan hewan ternaknya,” kata Yus.

Menurut Yus, harga ternak kambing per ekor terpantau mulai dari Rp2,5 juta. Namun harga kambing juga tergantung bobotnya. Selain itu, Pemkab Bantul terus mendorong masyarakat untuk berternak kambing, termasuk ke generasi milenial yang sudah mulai berjalan beberapa tahun terakhir

Berbeda dengan kambing, kebutuhan sapi jelang Iduladha di Bantul mencukupi. Adapun Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (APSDA) Setda DIY, Yuna Pancawati, memastikan hal itu usai melakukan pemantauan terhadap hewan ternak sapi perseorangan milik Widarto dan Ngatijo.

Baca Juga :   Dinyatakan Sehat, Ribuan Kambing Siap Pasok Kebutuhan Di Sulsel

“Sapi yang ada di dua peternak ini semua dalam keadaan sehat. Stoknya untuk kebutuhan Iduladha ini alhamdulillah juga sudah terpenuhi,” ujar Yuna.

Yuna menyebutkan, ternak sapi milik Widarto tersedia 30-40 ekor, sementara ternak sapi milik Ngatijo tersedia 25 ekor. Sapi dari dua peternak tersebut dibandrol dengan harga antara Rp23-25 juta. Harga ini pun relatif stabil terkendali.

“Harga-harga itu sampai dengan hari Iduladhanya. Sampai dikirim ke tempat masing-masing konsumen, sehingga insya Allah tidak ada kenaikan harga,” ungkap Yuna.

Yuna pun mengatakan, pembeli yang memesan ternak sapi kepada Widarto dan Ngatijo tidak hanya berasal dari lokal Bantul, melainkan ada pula yang berasal dari Kota Yogyakarta bahkan dari luar DIY yakni Kota Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.