Panen Sorgum Di Bali, Jadi Upaya Sumber Pangan Masa Depan

oleh -9 views
4bd21c4c-1c9e-4582-b4b3-8dba4d3bcc2a
Foto : Dok. Badan Pangan Nasional

Panennews.com – Sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan, Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) terus berkomitmen dalam penganekaragaman pangan.

Hal ini diungkapkan oleh Deputi Penganekaragaman Konsumsi Pangan NFA Andriko Noto Susanto ketika menghadiri panen sorgum di Buleleng, Bali, Senin (01/04/2024).

“Jadi kita hari ini panen sorgum di Desa Talaga, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Bali. Ini adalah varietas bioguma, tanah ini tadinya tidak produktif, terus ditanam seluas lebih dari 2 hektar dan ternyata hasilnya bisa kita lihat sendiri ini hasilnya bagus dan masyarakat juga kita harapkan mulai terbiasa untuk menanam sorgum, karna sorgum adalah makanan yang sehat, ingat sekarang makan itu tidak hanya kenyang, tapi juga harus sehat,” ucap Andriko setelah proses panen di ladang sorgum Desa Telaga.

Selain itu, dirinya pun juga mengatakan bahwa produksi beras kita dibandingkan dengan konsumsi tentunya semakin menipis. Oleh sebab itu, melalui panen sorgum ini tentunya jadi upaya sumber pangan masa depan.

Baca Juga :   Ancaman El Nino, Pemerintah Gencarkan Gerakan Tanam 1000 Hektar Tiap Kabupaten

“Produksi beras kita dibanding dengan konsumsi sekarang sudah mulai agak tipis, jadi salah satu pilihannya adalah bagaimana kita mendiversifikasi pangan, komoditas penting yang bisa dilakukan di sini adalah menanam sorgum, ini saya bersama para petani di Desa Telaga sudah membuktikan bahwa sorgum bisa dijadikan salah satu sumber pangan masa depan,” pungkas Andriko.

Selain panen sorgum di ladang, NFA juga menyerahkan benih sorgum varietas unggul yakni Bioguma secara simbolik kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng I Gede Putra Aryana, harapannya agar bisa menjadi pemicu bagi petani di desa-desa lain di Buleleng untuk mulai menanam sorgum di daerahnya.

Baca Juga :   Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Penyakit Lambung

Karena menurut sejarah mencatat, Kabupaten Buleleng sudah mengenal sorgum sejak jaman kerajaan Buleleng pada tahun 1660an, dan harapannya sorgum bisa berjaya kembali di Buleleng.

NFA juga akan memberikan support dalam bentuk alat pendukung pertanian sorgum untuk kelompok tani di desa Telaga, hal ini sangat diapresiasi oleh para petani dan masyarakat. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Buleleng juga menyampaiakan apresiasinya pada kesempatan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bapanasa atas dukungan yang diberikan kepada petani kami dalam bentuk benih dan juga alat-alat pertanian yang nantinya kita semua harapkan dapat meningkatkan semangat untuk kami menanam sorgum, agar sorgum bisa kembali berjaya di tanah Buleleng ini,” ucap I Gede Putra Aryana saat berdialog dengan Deputi 3 NFA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.