GPM Di Jepara, Beras SPHP Dijual Dengan Harga Rp10,600 Per-Kilogram

oleh -8 views
WhatsApp-Image-2024-02-29-at-11.20.26-AM-1536x860
Foto : Dok. Perum Bulog

Panennews.com – Sebanyak 2,5 ton beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog disediakan dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kalaman Balai Desa Langon, Kecamatan Tahunan, Jepara.

Beras itu dijual Rp53 ribu per-kemasan 5 kilogram atau Rp10.600 per-kilogram (kg), jauh lebih murah dibanding beras medium di pasaran yang dihargai sekitar Rp14.500 ribu per kg.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Edy Supriyanta, saat membuka GPM, yang bersamaan dengan Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idulfitri 1445 Hijriah.

Menurutnya, GPM digelar untuk menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Baca Juga :   Plt Mentan Pastikan Stok Beras Hingga Akhir Tahun Relatif Cukup

“Agar stabilitas pasokan dan harga pangan di Jepara bisa terjangkau,” ujarnya, Selasa (02/04/2024).

Selain beras SPHP, pihaknya juga melepas 2 ton beras jenis medium kemasan 5 kg seharga Rp65 ribu, atau Rp13 ribu per kg. Begitu pula komoditas pangan lain yang dijual murah, seperti telur Rp24 ribu per kg, minyak goreng Rp15.500 per liter, dan gula pasir premium Rp17 ribu per kg.

Selain itu, dia juga meminta masyarakat agar bisa berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan. Belanja secukupnya, dan jangan berlebihan.

Baca Juga :   Di Kunjungan Mentan, Pemda DIY Siap Topang Ketahanan Pangan Nasional

“Tidak usah borong, karena stoknya masih banyak,” kata Pj bupati.

Edy memastikan, menjelang Idulfitri, stok pangan stabil dan harga bahan pokok tetap terkendali. Termasuk, pasokan elpiji 3 kg yang kini sudah stabil, mengingat pihak Pertamina sudah menyetujui tambahan kuota yang diajukan Pemkab Jepara.

Dalam gerakan pangan murah kala itu, Pj. Bupati Jepara juga mengikuti apel siaga pengamanan pasokan dan harga pangan secara daring di Pendopo Balai Desa Langon.

“Adanya program pangan ini, diharapkan dapat menekan angka inflasi di daerah-daerah. Menjadi solusi pengendalian harga ataupun stok pangan” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.