Barantin Dorong Percepatan Ekspor Buah Durian Ke Tiongkok

oleh -9 views
download (21)
Foto : Dok. Barantan

Panennews.com – Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong percepatan inspeksi lapangan oleh General Administration of Customs China (GACC) untuk realisasi ekspor durian ke Tiongkok.

Hal demikian Sahat M. Panggabean selaku Kepala Barantin sampaikan pada pertemuan bilateral dengan GACC untuk percepat akses pasar komoditas Indonesia ke Tiongkok.

“Akses pasar ekspor durian asal Indonesia ke Tiongkok telah disetujui pada 2023 lalu, pengajuan dari tahun 2020. Langkah selanjutnya harus dilakukan inspeksi lapangan oleh GACC untuk audit kebun dan rumah kemas. Oleh karena itu, kami mendorong percepatan inspeksi lapangan supaya dapat segera menyusun protokolnya,” kata Sahat dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (25/04/2024).

Sahat menambahkan bila protokol sudah ada, ekspor durian ke Tiongkok bisa segera terealisasi. Saat kunjungan ke Palu, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, Sahat mengatakan bahwa pasar durian ke Tiongkok merupakan pasar yang menjanjikan. Terdapat lonjakan permintaan durian hingga 400 persen dari tahun ke tahun.

Baca Juga :   Jambu Air, Buah Rasa Segar Dan Mudah Tumbuh

“Selain itu, selama dua tahun terakhir Tiongkok telah mengimpor durian hingga mencapai 91 persen dari permintaan global. Ini dinilai menjadi peluang besar bagi durian Indonesia memenuhi pasar Tiongkok,” jelas Kabarantin.

Indonesia telah mengekspor durian beku ke sejumlah negara, termasuk ke Thailand, Malaysia, dan Singapura. Tren produksi durian Indonesia sepanjang 2017 hingga 2022 mengalami peningkatan sebesar 99%. Pola panen durian di sentra-sentra utama hampir sepanjang tahun, bervariasi sesuai dengan luas lahan.

“Strategi pengembangan durian diimplementasikan melalui pembentukan desa buah. Hingga tahun 2023, telah terdapat 364 desa durian di 85 kabupaten yang tersebar di 26 provinsi. Hal demikian juga untuk menjaga keberlanjutan dan ketertelusuran ekspor durian ke Tiongkok,” terang Sahat kepada delegasi GACC.

Baca Juga :   Bunga Melati, Jadi Komoditas Hortikultura Ekspor Unggulan

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terkait potensi ekspor durian Indonesia ke Tiongkok.

Luhut membidik Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah untuk mengembangkan potensi ekspor durian bersama Tiongkok.

Merespon penyampaian isu akses pasar komoditas ekspor Indonesia ke Tiongkok, Wakil Direktur Jenderal Bidang Karantina Hewan dan Tumbuhan Tiongkok Liu Jian mengatakan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan protokol ekspor yang sudah dikirimkan drafnya oleh Barantin.

“GACC selalu terbuka untuk usulan akses pasar komoditas ekspor Indonesia ke Tiongkok. Kami akan segera menyelesaikan protokol yang sedang berjalan, seperti kelapa segar. Kami juga akan segera melakukan inspeksi lapangan untuk durian,” kata Jian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.