Antisipasi Harga Jagung Anjlok, Petani Sumbawa Disarankan Tolak Pembelian Tengkulak

oleh -5 views
jagung_petani
Foto : Pexels

Panennews.com – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, menyarankan agar petani tidak menjual jagungnya ke pengepul, karena pasti harganya akan anjlok melainkan harus dijual ke pengusaha yang memiliki gudang.

Disarankan petani mengusahakan menjualnya ke gudang. Karenanya petani diharapkan langsung berhubungan ke gudang, karena kalau jual ke tengkulak biasanya dihargakan rendah dan petani merasa dirugikan atas usaha taninya selama ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Ni Wayan Rusmawati dalam keterangannya kepada sejumlah media, akhir pekan April 2024 menyatakan, selain masalah tersebut, kualitas jagung juga menjadi acuan, sehingga harganya juga anjlok.

Baca Juga :   Antisipasi Krisis Pangan dan Energi HUT NTT Dirayakan Dengan Tanam Jagung dan Sorgum

Menurutnya, jika kadar airnya masih sangat tinggi di angka 25-30 persen, maka harganya pasti akan rendah.

“Kita mau harga jagung tinggi tapi baru panen. Jadi kalau mau harganya tinggi, harus diperhatikan kualitas kadar airnya,” ucapnya.

Ditambahkan, karena kondisi saat ini sedang panen raya yang terjadi bulan April dan Mei, sehingga harganya juga anjlok. Hukum ekonomi juga menyatakan, ketika terjadi panen raya maka harganya juga anjlok.

“Jadi anjloknya harga yang terjadi saat ini masih di angka Rp4.100-Rp4.400 per kilogram untuk kadar air bagus, kalau untuk kadar air rendah memang harga pasarnya sangat rendah,” tandasnya.

Baca Juga :   GERTAP Kementan, Optimalkan Lahan Tanam Kopi Dan Jagung

Ia juga membenarkan, keluhan petani yang kekurangan masalah mesin pengering memang keberadaan mesin tersebut sangat terbatas. Di Kabupaten Sumbawa baru ada 6 unit pengering (dryer) yang tersebar di beberapa kecamatan.

“Sarana penunjang kita masih sangat terbatas, tetapi kami tetap akan upayakan bisa terpenuhi untuk membantu para petani,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.