Kunjungi Pedagang Tempe, Komisi IV Soroti Minimnya Stok Kedelai Lokal

oleh -8 views
Wakil_Ketua_Komisi_IV_DPR_RI_Anggia_Erma_Rini_saat_meninjau_ketersediaan_dan_kondisi_harga_komoditas20240307155910
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Foto : Dep/Nr

Panennews.com – Tim Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini meninjau ketersediaan dan kondisi harga komoditas pangan strategis.

Adapun hal ini menjelang Ramadan 1445 Hijriah di Pasar Modern BSD City di Tangerang Selatan, Banten. Beberapa temuan yang didapat Komisi IV DPR RI dalam kunjungan kerja tersebut diantaranya yaitu naiknya harga-harga komoditas yang menjadi kebutuhan pokok serta keluhan dari masyarakat terkait kedelai lokal yang merupakan bahan baku Tempe dan Tahu yang kosong dipasaran.

“Kita melakukan kunjungan kerja spesifik ke pasar untuk melihat ketersediaan bahan pangan, terutama menjelang Ramadan ini dimana biasanya harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan dan pasokannya juga tidak lancar. Kita lihat tadi, so far harga memang mengalami kenaikan. Yang menjadi catatan Komisi IV DPR RI yakni adanya keluhan dari masyarakat dan pedagang terutama soal ketersediaan komoditi daging ayam yang tidak ada. Kalau harga bahan pangan seperti biasa jelang Ramadan ini memang naik,” ungkap Anggia di tangerang Selatan, Banten, Kamis (07/03/2024).

Baca Juga :   Dorong Gunungkidul Jadi Sentra Benih Kedelai, Kementan Gelontorkan Bantuan ke Petani

Selain itu, lanjut Anggia, hal lain yang juga menjadi perhatian Komisi IV adalah mengenai komoditi kedelai lokal.

“Tadi kita ketemu dengan pengrajin Tempe dan Tahu, kedelai itu sama sekali tidak ada yang lokal. Padahal kalau di Indonesia, khususnya di Jawa, Tempe dan Tahu sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Sementara kedelai lokalnya tidak ada, sehingga mereka seratus persen menggunakan kedelai impor untuk bahan bakunya,” tuturnya.

Terkait minimnya ketersediaan komoditas kedelai lokal, politisi Fraksi Partai PKB ini menilai, seharusnya pemerintah bisa mengantisipasi persoalan itu, diantaranya dengan cara melakukan penanaman komoditas tersebut dalam jumlah yang lebih banyak dan dengan kualitasnya yang baik.

Baca Juga :   Kementan Segera Tingkatkan Produksi Kedelai Lokal

“Tempe dan Tahu yang terbuat dari kedelai lokal memang lebih diminati masyarakat karena rasanya yang lebih enak dan gurih. Ini yang menjadi catatan kami dan nanti didalam rapat kita akan bahas dengan kementerian terkait menyangkut bagaimana ketersediaan atau usaha untuk meningkatkan produktivitas kedelai lokal ini. Saya tidak setuju kalau harus impor terus, apalagi secara rasa lebih enak kedelai lokal,” tandasnya.

Diakuinya, harga kebutuhan pokok jelang Ramadan ini memang mengalami kenaikan lebih awal waktunya jauh sebelum memasuki Bulan Puasa, khususnya komoditas beras karena ada pengaruh Elnino.

Untuk itu, ia meminta kepastian dari stakeholder terkait agar ketersediaannya tetap ada sampai dengan Lebaran karena pasti kebutuhannya akan meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.