Komisi IV Minta Pemerintah Fokus Terkait Beras Di Bulan Ramadhan

oleh -8 views
AFR_9042
Anggota Komisi IV DPR RI Foto : Arief/Nr

Panennews.com – Jelang Ramadhan 1445 Hijriah pada pertengahan Maret 2024 ini dan beberapa hari lagi.

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan meminta pemerintah fokus memastikan ketersediaan pangan terutama ketersediaan beras di masyarakat. Hal ini mengingat, akhir-akhir ini harga beras terus naik hingga menyentuh angka Rp14 ribu.

“Saya sarankan agar pemerintah ini fokus betul soal beras ini, tunda dulu proyek-proyek yang mercusuar itu (misalnya) mau selesaikan blok sekian IKN segala macam, itu hentikan dulu. Alihkan uang ini ke beras, pastikan bahwa stok kita ada dan jangan berpikir untuk impor lagi,” tegas Johan saat interupsi dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-13 Pembukaan Masa Sidang IV Tahun Sidang 2023-2024, di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (05/03/2024).

Baca Juga :   Mual Karena Asam Lambung, Ini Alternatif Minuman Yang Bisa Dipilih

Selain itu, Anggota Komisi IV ini juga mengatakan bahwa tunda dulu proyek-proyek semacam itu.

“Tunda dulu proyek-proyek yang mercusuar itu (misalnya) mau selesaikan blok sekian IKN segala macam, itu hentikan dulu”

Oleh karena itu, Johan pun mendorong pimpinan DPR untuk dapat memfasilitasi rapat gabungan komisi di DPR dengan kementerian/lembaga terkait agar dapat bersama menyelesaikan persoalan krisis beras saat ini.

“Usul saya, tolong dibentuk rapat gabungan di DPR ini untuk kita mengetahui dan mendesak dalam menyelesaikan persoalan krisis beras yang menjadi kekhawatiran dari masyarakat kita pada hari ini,” ungkap Politisi Fraksi PKS ini.

Baca Juga :   Komisi IV : Perlu Strategi Jitu, Tingkatkan Produksi Beras Lokal

Lebih lanjut, memimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-13 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2023-2024 tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Pimpinan Dewan nantinya akan mengadakan rapat konsultasi yang mengundang perwakilan tiap komisi.

Lebih jauh, adapun dengan berbagai pihak di Menteri Pertanian dan beberapa kementerian/lembaga terkait untuk membahas mengenai persoalan beras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.