Jangan Panik, Stok Daging Di Jakarta Jelang Ramadhan Aman

oleh -12 views
Daging Sapi
Foto : Panen News

Panennews.com – Perumda Dharma Jaya memastikan ketersediaan stok produk protein hewani seperti daging sapi dan ayam menjelang bulan Ramadan hingga Lebaran dalam kondisi aman.

Untuk itu, warga diimbau tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan terhadap daging ayam maupun daging sapi.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan para pengusaha yang tergabung dalam asosiasi-asosiasi daging untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan daging.

Dia menyampaikan, pertemuan dengan asosiasi pengusaha daging juga telah dilakukan beberapa waktu lalu yang dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

“Dalam pertemuan tersebut, dibahas masalah ketersediaan daging untuk Ramadan dan Lebaran. Hadir asosiasi importir daging, asosiasi distributor daging dan asosiasi industri daging juga ada. Teman-teman asosiasi memastikan stok daging di bulan Ramadan masih ada dan aman,” ujar Raditya, Kamis (07/03/2024).

Baca Juga :   Tips Mengolah Telur Bebek, Agar Tidak Bau Amis Yang Menyengat

Raditya menjelaskan, stok daging yang dimiliki Perumda Dharma Jaya masih mampu memenuhi kebutuhan daging bagi warga Jakarta, ditambah masih adanya stok daging impor yang berasal dari izin impor tahun 2023.

Dia mengatakan, Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono telah memberikan arahan kepada Perumda Dharma Jaya untuk meningkatkan stok daging hingga tiga kali lipat saat bulan Ramadan hingga Lebaran. Diprediksi, permintan daging mengalami lonjakan sekitar 20-25 persen.

Raditya menyampaikan, peningkatan permintaan daging ayam maupun sapi sudah terlihat. Gerai daging yang berada di lima lokasi Transmart telah meminta penambahan pasokan daging dan Dharma Jaya sudah menyanggupi untuk memenuhi permintaan tersebut.

Baca Juga :   Harga Beras Melambung, Pemerintah Diminta Siapkan Stok Pangan

Untuk itu, pihaknya sudah meningkatkan stok hingga 1.000 ton. Bahkan, stok daging untuk penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebesar 400 sampai 500 ton bisa digunakan bila diperlukan adanya operasi pasar.

“Arahan dari Pj Gubernur DKI agar stok daging ditingkatkan sebanyak tiga kali lipat. Makanya kita stok sampai 1.000 ton. Jadi, sampai sejauh ini, tidak ada kelangkaan daging di Jakarta. Karena kita sudah siap dengan stok yang lebih dari cukup,” ucap Raditya.

Dia meminta masyarakat Jakarta tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan daging saat Ramadan hingga Lebaran karena penambahan stok daging sudah dilakukan.

“Kalau pun ada kenaikan harga hanya sedikit, antara 5 sampai 10 persen. Mudah-mudahan dengan jaminan ketersediaan daging aman, masyarakat tidak membeli secara berlebihan,” urai Raditya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.