Inflasi Pati Tinggi, Antrean Panjang Demi Sembako Murah Terjadi

oleh -20 views
Ibu dan anak membawa pulang paket sembako, sementara antrean panjang nampak di belakang. (Panennews.com/Ahmad)
Ibu dan anak membawa pulang paket sembako, sementara antrean panjang nampak di belakang. (Panennews.com/Ahmad)

Panennews.com – Sebanyak ribuan warga Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, rela mengantre berpuluh-puluh meter untuk mendapatkan sembako murah di Alun-alun Kembang Joyo Pati, Rabu (6/3/2024).

Pasalnya, dalam program pasar murah yang diinisiasi oleh pemerintah daerah itu, masyarakat cukup menebus separuh dari harga asli sembako yang dijajakan.

Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag Pati, Kuswantoro menyebutkan, sebanyak 3.000 paket sembako disiapkan untuk warga. Paket ini terdiri dari 2 kilogram beras, 2 kilogram gula, dan 1 liter minyak goreng.

“Paket ini ditebus dengan harga Rp50.000. Kami berikan kupon, tujuannya agar pendistribusian tertib. Harga normal itu Rp100.000. Jadi kita subsidi Rp50.000 per paket,” ujarnya di sela-sela pembagian sembako murah.

Baca Juga :   KKP Ungkap Perppu Ciptakan Usaha Perikanan Yang Kondusif

Dijelaskan, subsidi sembako dalam pasar murah ini diambilkan dari APBD dan dana fiskal di kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani.

Sementara tujuan pasar murah tak lain adalah untuk menekan inflasi. Lebih-lebih Pati pada beberapa pekan lalu dinobatkan sebagai kabupaten/kota yang paling tinggi di Jateng untuk Indeks Harga Konsumen (IHK). Tidak cukup di situ, untuk ranking nasional, Pati menduduki lima besar.

“Inflasi sudah terjadi sejak dua tahun ini dan mengalami lonjakan harga. Ini untuk mengurangi sedikit beban masyarakat. Dengan harga tinggi, harga beli terganggu. Kami menyediakan sejumlah anggaran untuk bisa didistribusikan dengan pasar murah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.