Gelar Pasar Murah Di Purbalingga, 5 Ton Beras SPHP Ludes Terjual

oleh -10 views
WhatsApp-Image-2024-02-29-at-11.20.26-AM-1536x860
Foto : Dok. Perum Bulog

Panennews.com – Sebanyak 5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ludes diserbu warga, pada gelaran Pasar Murah Ramadhan.

Adapun gelaran pasar murah tersebut berada di Desa Sanguwatang, Kecamatan Karangjambu, Rabu (27/03/2024).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Mukodam, menyampaikan, kegiatan pasar murah bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, terutama di pinggir kota, akan kebutuhan sembako dengan jumlah yang tercukupi dengan harga yang murah.

“Ternyata antusiasnya juga lumayan bagus, dan mudah-mudahan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Mukodam, saat ditemui di kegiatan Pasar Murah Ramadan.

Ditambahkan, pihaknya juga menggandeng mitra-mitra Pemerintah Kabupaten Purbalingga, antara lain Perum Bulog Banyumas yang menyediakan lima ton beras SPHP dengan harga Rp52 ribu per lima kilogram.

Baca Juga :   Pemerintah Lanjutkan Rencana Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan

Lebih lanjut, beras Kita premium Rp74.500 per lima kilogram, minyak goreng Kita Rp15.500 per kantong, gula pasir Manis Kita Rp17 ribu per kilogram, dan tepung terigu Rp11 ribu per kilogram.

Selain itu, imbuhnya, tersedia sembako murah yang disediakan oleh Dinperindag Purbalingga sebanyak 500 paket, Baznas 100 paket, Forum BUMD 100 paket, dan Bhayangkari 25 paket.

“Pembelian ada yang menggunakan kupon dan ada yang bisa bebas. Bahkan ada paket gratis yang diberikan kepada masyarakat, yaitu dari Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) Purbalingga sebanyak 50 paket, Voucher belanja senilai Rp10.000 dari PMI, baju bagus pakai gratis dari Dharma Wanita, potong rambut gratis, dan servis motor diskon 50 persen dari Kompo Motor,” beber Mukodam.

Baca Juga :   Tingkatkan Daya Saing Produk Halal, Wapres Minta Pelaku Usaha Ekonomi Dan Keuangan Perkuat Kerja Sama

Menurutnya, Pasar Murah Ramadan akan digelar di lima lokasi, yakni di Desa Sanguwatang Kecamatan Karangjambu, Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet, Desa Candiwulan Kecamatan Kutasari, Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang, dan Alun-alun Purbalingga.

“Kami pilih lokasi itu karena diharapkan bisa mendekat kepada masyarakat di pinggiran, tentunya sangat bisa terjangkau oleh rakyat kecil” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.