Antisipasi Antraks, Gubernur DIY Ingatkan Peternak Kenali Kondisi Ternaknya

oleh -11 views
sultan HBX
Gubernur DIY Sultan HB X. (Dok. Pemda DIY)

Panennews.com – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan para peternak untuk diedukasi agar segera mengobati ternaknya yang sakit dan tak menyembelih dan memakan ternak yang mati.

Hal ini untuk mengantisipasi temuan kasus antraks di Kabupaten Sleman dan Gunungkidul belakangan ini.

“Saya itu herannya di situ. Makanya saya tadi ngasih catatan ke Dinas Kesehatan sama (Dinas) Pertanian, kenapa (perilaku masyarakat itu) selalu berulang begitu. Mungkin perlu literasi yang baik kepada masyarakat peternak, bagaimana menjaga ternak dan dirinya agar antraks tidak terulang,” ucap Sultan di Kompleks Pemda DIY, Kamis (14/3/2024).

Baca Juga :   Agar Hewan Terhindar Rabies, Begini Tips Sederhana Mencegahnya

Menurut Sultan, jika dibandingkan temuan antraks sebelumnya, kasus sekarang ini muncul dalam hitungan bulan. Namun Sultan mengaku belum perlu untuk menyatakan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“(Status KLB) Saya kira belum perlu, kecuali kalau memang ada dasar berkembangnya penyakit. Kalau tidak kan (penanganan) bisa terlokalisasi, malah lebih baik. Tapi kan masalahnya bukan itu, tapi kenapa selalu terulang. Mungkin perlu edukasi,” kata Sultan.

Sultan pun berpesan agar peternak selalu mengenali kondisi ternaknya. “Masa peternak sapi tidak paham kalau sapinya nglentur, diam saja, lemas, tidak curiga, kan tidak mungkin. Mestinya ya diobati, jangan mati malah dipotong karena sayang,” imbuhnya.

Baca Juga :   Ketahui 3 Manfaat Menanam Daun Pandan Di Pekarangan Rumah

Akibat antraks dari ternak ini, selama periode 8-12 Maret 2024, Dinas Kesehatan DIY mencatat di Kabupaten Sleman ditemukan 26 kasus antraks dengan suspek meninggal satu orang.

Sedangkan di Kabupaten Gunungkidul terdeteksi 19 kasus dengan dua suspek di antaranya menjalani rawat inap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.