Produsen Tapioka Mumet, Singkong Langka, Produksi Turun Drastis

oleh -19 views
Buruh sedang menjemur tepung tapioka di sentra yang berlokasi di Kecamatan Margoyoso
Buruh sedang menjemur tepung tapioka di sentra yang berlokasi di Kecamatan Margoyoso, Pati (Panennews.com/Ahmad M)

Panennews.com – Produksi tepung tapioka di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, menurun drastis. Imbas kesulitan mendapatkan bahan baku singkong (ketela) dari petani.

Hal tersebut sangat dirasakan merata oleh rumah produksi tepung tapioka yang tersentralisasi di Kecamatan Margoyoso.

Pengusaha tepung tapioka, Adi Mashuri mengatakan, hampir semua produsen terdampak.

Ia mengungkapkan, dari setiap pabrik tapioka rata-rata mampu menghasilkan seberat 15.000 ton tepung.

Namum saat ini, karena kelangkaan bahan baku, satu rumah produksi hanya mampu memproduksi 2.000 ton tepung tapioka saja.

Baca Juga :   Pabrik Tepung Porang di Lombok Barat Targetkan 20 Ton Sebulan

Artinya, setiap perusahaan mengalami penurunan drastis, lantaran produk yang dihasilkan kurang dari separuh produksi normal.

Mirisnya, kondisi ini sudah berlangsung selama tiga bulan lamanya. Sehingga membuat pengusaha tapioka kelimpungan.

Adi Mashuri menyebutkan, minimnya bahan baku singkong disebabkan karena hasil panen dari petani yang menurun. Faktornya tak lain adalah cuaca buruk dan fenomena El Nino kemarin.

“Banyak dari petani singkong tidak bisa memanen banyak. Kami sebagai pengusaha produksi tepung kekurangan bahan baku. Sehingga tepung tapioka lokal menipis,” bebernya, Kamis (29/2/2024).

Baca Juga :   Ekspor Komoditas Tepung Larva Ke Amerika Senilai 17,8 Ton

Imbas dari jebloknya produksi tepung tapioka, membuat harganya melonjak drastis yang awalnya berkisar Rp8.000 hingga Rp 9.000 perkilogram, kini menyentuh Rp 11.500 perkilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.