Manisnya Tradisi Imlek, Begini Asal Usul Dan Makna Kue Keranjang

oleh -9 views
-642973712-612x612
Foto : Pixabay

Panennews.com – Tahun baru imlek merupakan perayaan yang begitu penting dalam budaya Tionghoa di penjuru dunia. Ada berbagai tradisi dan kebiasaan pada kuliner dalam perayaan tersebut, salah satunya yaitu kue keranjang.

Uniknya, kudapan kue keranjang yang terbuat secara tradisional dengan cita rasa manis ini kerap menjadi ikon perayaan imlek setiap tahunnya. Di sisi lain, kue keranjang memiliki asal usul hingga makna menarik.

Secara garis besar, asal usul atau sejarah kue ini dapat ditelusuri kembali pada zaman Dinasti Ming lebih dari 600 tahun lalu. Menurut legenda, kue keranjang ini awalnya diciptakan sebagai solusi untuk menghindari nian. Adapun nian itu sendiri, merupakan makhluk mitologis yang dipercayai dapat menakuti manusia setiap tahun baru imlek.

Baca Juga :   Mengenal Daun Seledri, Dari Ciri-Ciri Hingga Kegunaannya

Lebih lanjut, dengan kata lain yang menjadi asal usul terciptanya kue keranjang manis ini dapat menjadi simbol keberuntungan dan perlindungan dalam menghadapi setiap tahun yang baru. Terlebih, sebagai upaya dalam menghindari makhluk yang dapat menghancurkan manusia.

Sementara itu, dalam bahasa Tionghoa, kue keranjang ini kerap disebut sebagai Nian Go yang memiliki arti dan makna mendalam bagi budaya Tionghoa. Adapun makna intinya dari kue tersebut salah satunya yaitu sebagai lambang kesatuan.

Lebih jauh, sementara warna cokelat serta background merah pada kue tersebut memiliki makna hoki atau keberuntungan. Kebanyakan warga Tionghoa, dapat mempercayai warna merah pada kue tersebut memiliki arti hoki atau keberuntungan. Oleh sebab itu, kue keranjang ini identik dengan perayaan imlek setiap tahunnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.