Indonesia Kembali Ekspor 50 Ton Karkas Ayam Ke Singapura

oleh -14 views
8fe07dc2-f049-49c4-a693-8ac4ee689f57
Foto : Dok. Kementan

Panennews.com – Indonesia melalui Kementerian Pertanian dan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mengapresiasi pencapaian PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melalui anak usahanya, PT Ciomas Adisatwa (Ciomas).

Adapun itu yang kembali mencatatkan ekspor 50 ton karkas ayam ke Singapura yang dikirimkan dari Rumah Potong Hewan Unggas Ciomas di Pemalang, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah mengatakan bahwa ekspor karkas ayam ke Singapura oleh JPFA merupakan bukti dari keunggulan industri peternakan Indonesia dalam memenuhi persyaratan internasional yang ketat.

“Kami percaya bahwa ekspor karkas ayam oleh Japfa akan memberikan manfaat positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia serta membuka peluang baru dalam perdagangan internasional. Selain itu, ini juga menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam industri peternakan yang dapat bersaing secara global” ujar Nasrullah saat dikonfirmasi di kantor Kementerian Pertanian, Jumat (23/02/2024).

Baca Juga :   Kementan Minta NTB Waspadai Penyakit Cacar Kulit Pada Sapi

Menyusul keberhasilan pada tahun sebelumnya dalam memenuhi permintaan Singapura dengan mengirimkan karkas ayam dan ayam hidup, JPFA kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan regional.

Sementara itu, Direktur JPFA, Harwanto, menegaskan bahwa hasil produksi yang dimiliki perusahaan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar nasional, tetapi juga turut berkontribusi pada keamanan pangan dan ketersediaan protein hewani di kawasan.

“Dengan adanya permintaan terus-menerus dari Singapura, menjadi bukti bahwa JPFA konsisten dalam menjaga mutu dan standar sesuai dengan standar keamanan pangan internasional. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam menyediakan protein hewani yang berkualitas dan terjamin keterlacakannya,” ungkap Harwanto ditempat terpisah.

Baca Juga :   Ketahuilah Manfaat Daging Burung Puyuh

Lebih lanjut, Harwanto menekankan bahwa dengan dukungan teknologi terkini dan tenaga ahli yang handal, serta langkah-langkah pemantauan kualitas yang ketat, perusahaan mampu memenuhi standar internasional dan menjamin ketersediaan produk unggas yang aman dan sehat bagi konsumen.

Lebih jauh, Kementerian Pertanian terus mendorong inovasi dan peningkatan teknologi di sektor peternakan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk peternakan, memperluas pasar ekspor, serta meningkatkan pendapatan bagi peternak dan pelaku usaha di sektor peternakan.

“Selamat kepada Japfa atas capaiannya. Kami berharap ini dapat terus dilanjutkan, dan menjadi dorongan bagi industri peternakan nasional untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produknya di pasar global,” pungkas Dirjen Nasrullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.