Cegah Rabies, Pemkot Tangerang Vaksin Gratis Untuk Kucing Hingga Anjing

oleh -18 views
ilustrasi hewan anjing
Ilustrasi Hewan Anjing - Foto : Pexels

Panennews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya melakukan pencegahan dan penanganan cepat pada kasus rabies yang mungkin saja terjadi, kapan pun dan di mana pun.

Hal ini dimaksimalkan lewat dua program, yakni vaksinasi hewan peliharaan gratis melalui program Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan tersedianya 21 Rabies Center di Kota Tangerang sejak 2022 lalu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes).

Kepala DKP, Kota Tangerang, Muhdorun mengungkapkan vaksinasi rabies gratis pada hewan peliharaan, hampir setiap bulannya dibuka. Vaksinasi rabies gratis yang ditujukan untuk hewan peliharaan seperti kucing, anjing, kera hingga musang.

Baca Juga :   Peternak Lombok Keluhkan Harga Ayam Turun, Pakan Terus Naik

“Selain agenda khusus bulanan, vaksinasi rabies gratis juga dibuka secara rutin di Klinik Hewan DKP Kota Tangerang dengan kuota terbatas. Hal ini ditujukan untuk melindungi hewan peliharaan, mencegah penularan penyakit rabies pada manusia, dan mengurangi risiko kematian akibat gigitan hewan rabies,” ungkap Muhdorun, Minggu (18/02/2024).

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni menuturkan dalam pencegahan kasus rabies, Dinkes Kota Tangerang telah menyediakan 21 Rabies Center yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

Selain lokasi, yang perlu diketahui masyarakat Kota Tangerang ialah golden period yaitu waktu krusial untuk membersihkan luka akibat gigitan atau cakaran hewan.

Baca Juga :   Burung Merak, Tampilan Eksotis Bikin Menarik Mata

Yakni, mereka yang tergigit pertama yang perlu dilakukan ialah cuci luka gigitan atau cakar dengan air mengalir dan sabut selama 15 menit. Periksa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk konsultasi dengan petugas kesehatan.

“Terakhir, pastikan mendapat vaksin anti rabies sesuai penilaian dan petunjuk petugas kesehatan. Harus diketahui dan dipahami periode emas membersihkan luka adalah 12 jam setelah digigit, tetap lakukan meski terlambat,” tegas dr Dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.