NTB Jadi Sentra Penghasil Kopi Berkualitas

oleh -20 views
Johan Rosihan
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan. - Dok. Foto : Arief/Man DPR RI

Panennews.com – Di Provinsi NTB terdapat sejumlah kawasan yang menjadi sentral penghasil kopi yang berkualitas, baik di Lombok maupun Sumbawa. Beberapa di antaranya adalah Sembalun, Tepal, Tambora, Selelos, Kumbi dan lainnya.

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan mengatakan, ada banyak brand kopi daerah yang sudah menasional bahkan terkenal di mancanegara seperti kopi Kintamani, kopi Gayo, kopi Jawa, kopi Toraja, kopi Flores, kopi Sidakalang dan lain sebagainya. Namun kopi Sembalun, Tepal, dan Tambora belum berbicara banyak.

“Ini PR (pekerjaan rumah) ya buat Pemda dan stakeholder terkait agar berani membawa kopi kita itu diperkenalkan ke brand-brand besar. Bahwa di antara kopi Flores dan Kintamani itu ada namanya kopi Tepal, kopi Tambora, dan kopi Sembalun. Ini kan belum muncul di brand-brand kopi nasional itu,” ujar Johan Rosihan akhir pekan ini.

Baca Juga :   Awas! 6 Merk Kopi Saset ini Mengandung Paracetamol dan Sildenafil Temuan BPOM

Menurutnya, jika kopi Lombok dan Sumbawa masuk dalam jajaran kopi brand nasional lainnya, maka hal itu akan bisa menjadi nilai tambah bagi petani.

Di Komisi IV kata Johan bermain di sektor hulu, yaitu mendorong pemerintah memperluas areal penanaman kopi, termasuk di wilayah Tepal Kabupaten Sumbawa. Di sana terdapat perluasan areal tanaman kopi Arabika seluas 400 hektar. “Sebab pohon kopi yang lama butuh peremajaan juga,” ujarnya.

Dikatkan, penanaman dan usaha kopi sudah harus menjadi perhatian Pemda, terutama dari sisi pasca-panen. Terlebih kualitas kopi Lombok dan Sumbawa memang bagus dan memiliki ciri khas tersendiri seperti sedikit asam dan fruity, sehingga harga jualnya pun harus tinggi.

Baca Juga :   Program Jual Sayur Di Banyuwangi, Cegah Stunting Balita Hingga Ibu Hamil

“Namun terkadang di kita, sering panen campur antara Arabika dan Robusta. Sementara kalau panen merah itu harganya tinggi,” ujarnya lagi.

Diakuinya, pihaknya bersama Pemda Sumbawa sudah mengusulkan kawasan kopi Batu Lanteh, Tepal, Punik dan kawasan sekitarnya menjadi jaminan kualitas serta penanda rasa Identifikasi Geografis.

Hal ini penting agar kopi NTB akan memiliki nilai tambah tersendiri. Di NTB baru kopi Tambora yang sudah memiliki Identifikasi Geografis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.