Kendalikan Laju Inflasi, Pasuruan Manfaatkan Dana Untuk Membeli Bibit Cabai

oleh -17 views
Cabai Rawit
Foto : Istockphoto

Panennews.com – Untuk mengendalikan laju inflasi di awal tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Pasuruan kian intens menerapkan beberapa strategi.

Diantaranya dengan menjaga ketersediaan pasokan Cabai Merah yang menjadi komoditas hortikultura yang menjadi pendorong utama inflasi.

Kata Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto seusai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual tentang Indeks Perkembangan Harga Minggu I Bulan Januari 2024.

ketersediaan pasokan Cabai Merah dilakukan dengan memanfaatkan dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk pembelian bibit Cabai. Selanjutnya diserahkan kepada petani agar dibudidayakan.

“Setiap hari kami mengevaluasi perkembangan harga di pasar tradisional. Juga memanfaatkan BTT untuk pengendalian inflasi. Salah satunya pembelian bibit Cabai untuk ditanam para petani,” jelasnya, Rabu (10/01/2024).

Ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam acara yang digelar pada Command Center Kabupaten Pasuruan tersebut.

Baca Juga :   Pasar Di Pemalang, Sediakan 800 Paket Sembako Dengan Harga Murah

Hadir bersama Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Tri Agus Budiharto serta beberapa Kepala Perangkat Daerah, Pj. Bupati Andriyanto juga menuturkan tentang gerakan Budidaya Mandiri Cabai Merah yang saat ini terus dioptimalkan.

Selain itu, juga mendorong masyarakat agar menerapkan gerakan Pekarangan Pangan Lestari, memberikan edukasi melalui sosialisasi pembuatan pupuk organik serta Pembinaan Lumbung Pangan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menjaga kelancaran distribusi komoditi. Hal itu dilakukan dengan penguatan koordinasi & monitoring dalam rangka optimalisasi program fasilitasi distribusi pangan. Dibarengi dengan penguatan kerjasama antar daerah dan penguatan database pangan.

Diketahui, sejak minggu keempat bulan Desember 2023, sebagian besar harga komoditas pangan di Kabupaten Pasuruan mengalami penurunan harga (deflasi) hingga Indeks Perkembangan Harga (IPH) mencapai -3,010 persen atau kurang dari 3 persen.

Baca Juga :   Gerak Cepat Kendalikan Hama, Upaya Kementan Amankan Produksi Jelang Tahun Baru

Sedangkan komoditas Cabai Merah memiliki Fluktuasi Harga Tertinggi (FHT) sebesar (0,109 persen). Akibatnya, tren harga Cabai Merah Besar mulai mengalami peningkatan pada minggu ketiga Desember 2023. Dampak dari stok di Pasar Porong yang selama ini sebagai pemasok Cabai Merah Besar di Pasar Bangil yang mulai menipis.

Maka dari itu, digulirkanlah beberapa kebijakan ekonomi yang bertujuan untuk menstabilkan harga Camai Merah. Tidak terkecuali harga komoditi pangan penyumbang inflasi lainnya. Seperti beras, daging Sapi, daging Ayam Ras, telur, gula pasir, Bawang Putih, Bawang Merah dan Jeruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.