Kembangkan Budidaya Udang Integrasi, KKP Gandeng Guandong Evergreen

oleh -22 views
Indonesia Promosikan Budidaya Udang Berkelanjutan di Ajang ASA 2022
Foto : Dok. KKP

Panennews.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan perusahaan asal Tiongkok, Guangdong Evergreen Group dalam membangun budidaya udang terintegrasi di Tanah Air.

Kerja sama keduanya ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Join Coorporation antara Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budi Daya Karawang yang merupakan unit pelaksana teknis Ditjen Perikanan Budi Daya KKP, dengan Evergreen Group di kantor pusat Evergreen Zhanjiang, Tiongkok, belum lama ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut kerja sama ini untuk meningkatkan produksi nasional sekaligus memperluas jangkauan pasar udang dari Indonesia.

Selain itu, sebagai implementasi program ekonomi biru berupa pengembangan perikanan budidaya berkelanjutan.

Baca Juga :   KKP Musnahkan 60 Kilogram Olahan Ikan Illegal Di Maluku Utara

“Peluang pasar seafood global begitu besar, Indonesia dan China dapat menjadi champion di kawasan, khususnya pada industri udang,” ungkap Menteri Trenggono dalam siaran pers KKP di Jakarta, Selasa (05/12/2023).

Cakupan kerja sama diantaranya transfer teknologi, keterampilan dan pengetahuan berbasis budidaya udang terintegrasi; pengembangan kaulitas sumber daya manusia; hingga promosi dan investasi pengembangan budidaya udang terintegrasi.

Pada tahap awal, kerja sama pembangunan budidaya udang terintegrasi akan dilakukan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Pembangunannya mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan, serta mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Pembangunan budidaya udang terintegrasi wujud kesiapan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan produk perikanan, khususnya udang. Diperkirakan kebutuhan produk perikanan meningkat dua kali lipat dari USD 338,47 miliar pada tahun 2022 menjadi USD 730,28 miliar pada tahun 2030,” pungkasnya.

Baca Juga :   Bebas Bea Masuk, Udang Indonesia Bisa Kuasai Pasar AS

Sementara itu, Dirjen Perikanan Budi Daya KKP Tb Haeru Rahayu memastikan sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai rencana pembangunan budidaya udang terintegrasi di Sumba Timur.

Lebih lanjut, adapun lahan seluas 1.800 hektare telah disiapkan untuk pembangunan tersebut.

“Yang pasti ini peluang pengembangan setelah sebelumnya KKP membangun modeling tambak udang di Kebumen, Jawa Tengah. Dan di sini, tugas kami salah satunya menyiapkan sarana dan prasarana pengembangan budidaya udang terintegrasi ini,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.