Jelang Nataru, Bapanas Sebut Stok Pangan Secara Nasional Aman

oleh -14 views
download (23)
Foto : Dok. Kementan

Panennews.com – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) diakhir- akhir Desember ini, Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi pastikan stok pangan strategis bagi masyarakat tercukupi dan aman.

Ditemui seusai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (12/12/2023), Arief menuturkan NFA berfokus pada ketersediaan stok dan harga pangan menjelang Nataru tahun ini.

“Tadi Bapak Presiden Joko Widodo mengingatkan kita agar persiapan Nataru dilaksanakan sebaik mungkin. Meskipun ini rutinitas setiap tahun, tapi persiapan yang matang tetap ditekankan oleh beliau. Terkait pangan, Bapak Presiden menggarisbawahi pada kelancaran penyaluran pasokan dan distribusi bahan-bahan pokok serta stabilitas harga pangan di daerah,” beber Arief.

Per 11 Desember, Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa stok pangan strategis yang ada di BUMN antara lain beras yang dikelola Perum Bulog ada 1,4 juta ton dan ID FOOD ada 2,26 ribu ton.

Baca Juga :   Tauge Goreng, Kudapan Sederhana Yang Bikin Ketagihan

Untuk jagung stok yang ada di Bulog ada 15,2 ribu ton dan kedelai ada 0,58 ton. Stok bawang merah dan bawang putih yang ada di Bulog masing-masing terdapat 0,85 ton dan 11,88 ton. Untuk cabai terdapat stok di Bulog 15,59 ton.

“Minggu lalu di Nagekeo, Bapak Presiden menemukan harga cabai rawit Rp 50.000 per kg, sementara kita ketahui harga di Pulau Jawa melebihi itu. Ini bisa terjadi dikarenakan berasal produksi lokal daerah setempat, sehingga NFA selalu mendorong pemerintah daerah concern pada komoditas pangan yang bisa dibudidayakan di daerahnya,” sambungnya.

Selain itu, CPP daging sapi dikelola di Bulog 42,29 ton dan ID FOOD 1,27 ribu ton. Sementara daging kerbau di Bulog ada sebanyak 46,2 ribu ton.

Baca Juga :   Mentan SYL Ajak Negara G20 Perkuat Sektor Pangan

Stok daging ayam di Bulog ada 11,55 ton dan ID FOOD kelola 89,5 ton. Selanjutnya telur ayam ada di Bulog sebanyak 93,35 ton.

Gula pasir 5,5 ribu ton ada di Bulog dan 8,1 ribu ton di ID FOOD. Untuk minyak goreng, Bulog kelola stok 4.169 kilo liter dan ID FOOD 597,4 kilo liter. Terakhir beragam jenis ikan dikelola oleh ID FOOD sebanyak 968,9 ton.

“NFA akan membantu mobilisasi pangan antardaerah melalui FDP (Fasilitasi Distribusi Pangan). Ini agar dapat mengimbangi daerah yang punya stok berlebih dengan daerah yang stok defisit atau mengalami lonjakan harga. Sampai 8 Desember, realisasi FDP telah mencapai 2,54 juta kg. Dengan adanya mobilisasi pangan seperti ini akan semakin memperkuat stok untuk pemerataan ke berbagai daerah, terutama ke daerah-daerah yang mayoritas merayakan Natal,” ucap Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.