Ratusan Kolam Sentra Budidaya Lele, Penuhi Kebutuhan Ikan Lele Di Gunung Kidul

oleh -21 views
Dok. KKP
Foto : Dok. KKP

Panennews.com – Potensi Gunung Kidul yang begitu banyak tentunya tidak akan habis untuk diulik, terutamanya di sektor perikanan.

Ikan merupakan dan menjadi salah satu komoditi konsumsi favorit masyarakat utamanya ikan lele yang saat ini tengah jadi favorit.

Potensi ternak ikan lele konsumsi di Gunung Kidul cukup bagus, begitu yang disampaikan Bupati Gunungkidul Sunaryanta dalam acara peresmian kolam sentra budaya lele dan pengolahan pakan di Desa Klampok, Kalurahan Kalitekuk, Kapanewon Semin, Rabu (22/11/2023).

“Jika masyarakat dapat terlibat langsung, dan dengan manajemen serta orang yang mumpuni pasti pengolahannya akan bagus koperasinya,” kata Sunaryanta.

Selain itu, Ia juga menanggapi produksi pakan secara mandiri yang dilakukan oleh Koperasi Mina Mulya Maju Mandiri selaku pengelola ternak lele, dengan memproduksi pakan sendiri dapat menekan biaya pembelian pakan.

Baca Juga :   KKP Gencarkan Implementasi Sistem Resi Gudang Perikanan

“Ya dengan sistem selang seling saat memberi makan, ini bagus karena juga dapat memproduksi pakan sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Mina Mulya Maju Mandiri Kasmanto mejelaskan, awalnya berasal dari kelompok mina, setelah mendapat bimbingan dan binaan serta topangan dana sehingga dapat berkembang menjadi koperasi saat ini.

“Sampai saat ini kita memiliki 3 sentra yaitu Sentral 1, Sentral 2, dan Sentral 3 yang baru diresmikan oleh Bupati,” kata Kasmanto.

Dengan memiliki 3 Sentra, total kolam ternak ikan lele yang dikelola pun mencapai lebih dari 600 kolam dan target kedepan akan mencapai 1000 kolam.

Baca Juga :   Dalam Rangkaian Bulan Mutu Karantina KKP Lepasliarkan 2.500 Ikan Endemik di Perbatasan Kalimantan

“Kebutuhan lele di Gunungkidul membutuhkan 2 ton dan kita baru bisa memenuhi kurang lebih 1 ton dan ini menjadi sebuah peluang,” ucap ketua koperasi.

Terkait dengan hasil, Bupati pun kagum dengan besaran yang didapatkan untuk setiap satu kali panen,

“Melihat hasil satu kali panen dengan besaran mencapai 800 sampai 1 juta itu menjadi potensi yang cukup bagus, terlebih kebutuhan lele konsumsi di Gunungkidul yang mencapai 2 ton dan baru terpenuhi 1 ton ini menjadi sebuah peluang,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.