Pj Gubernur Bali Pantau Ketersediaan Pasokan Dan Harga Bahan Pokok Di Pasar Badung

oleh -9 views
99c4afbf-554b-4469-925b-43c418859089
Penjabat Gubernur Bali Menyambangi Pasar Badung, (Panennews.com/Anak Agung Gede)

Panennews.com – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, SM Mahendra Jaya menyambangi Pasar Badung, Kota Denpasar, Provinsi Bali, kemarin Sabtu (04/11/2023) pagi.

Kehadiran Pj Gubernur dalam kesempatan tersebut melihat dari dekat deretan pedagang yang berjualan di pasar terbesar di Pulau Dewata tersebut.

Peninjauan dimulai dari lantai satu pasar yang disediakan untuk beras, daging, ikan, buah dan sayuran.

Serta lantai atas untuk rempah-rempah dan perlengkapan upacara Bali seperti sarung, payung dan keranjang.

Pj Gubernur yang juga didampingi Kadisperindag Provinsi Bali, I Wayan Jarta juga mengunjungi fasilitas pendukung pasar seperti gudang penyimpanan atau transit barang, hingga toilet.

Baca Juga :   Cegah Stunting, Pasuruan Ajak Ibu Hamil Konsumsi Buah Alpukat

Pj Gubernur Bali juga berbincang langsung dengan sejumlah pedagang untuk mengetahui harga dan ketersediaan pasokan.

Selain itu, Ny drg Ida Mahendra Jaya juga nampak langsung berbelanja sejumlah kebutuhan pokok.

Mahendra Jaya dalam kesempatan tersebut menyebutkan bahwa kedatangannya selain melihat dari dekat aktivitas di Pasar Badung, juga dalam rangka meninjau harga dan ketersediaan komoditas terutama bahan pangan.

“Saya monitor tadi, harga relatif stabil. Tidak ada harga kebutuhan sehari-hari seperti sembako yang harganya melonjak drastis,” Ungkapnya.

Namun demikian Mahendra Jaya memastikan Pemerintah Daerah akan terus memantau kestabilan pasokan dan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Baca Juga :   Benarkah, Minum Jus Buah Ini Bikin Cepat Langsing

“Intervensi tentu terus akan dilakukan memastikan ketersediaan pasokan dan untuk menjaga kestabilan harga dan inflasi. Itu terus kita lakukan,” ucapnya.

Dirinya mengapresiasi ketersediaan fasilitas di Pasar Badung misal, ada sejumlah layar display yang menampilkan harga terkini bahan-bahan pangan seperti sembako.

“Saya apresiasi ini, bentuk komunikasi antara pedagang dan masyarakat. Sehingga masyarakat tahu harganya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.