Naiknya Harga Gula, Komisi IV : Seimbangkan Harga Dan Kesejahteraan Petani

oleh -35 views
Andi Akmal Pasluddin
Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin. Foto: Arief/nr

Panennews.com – Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menilai Pemerintah perlu mencari titik keseimbangan antara kebutuhan konsumen dengan keuntungan yang didapatkan petani tebu saat harga gula melonjak.

Hal itu disampaikan Andik Akmal dalam menanggapi lonjakan harga gula yang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai Rp18 ribu per-kg di tingkat pengecer.

Selain itu, Ia juga menilai Pemerintah harus segera menjaga stabilitas harga dan melindungi konsumen dari dampak inflasi yang mungkin timbul akibat kenaikan harga gula.

“Pemerintah harus segera mengambil tindakan yang efektif untuk merespons situasi ini. Kenaikan harga gula yang signifikan dapat berdampak negatif pada daya beli masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah,” ujar Andi Akmal, di Jakarta, Senin (20/11/2023).

Baca Juga :   Tinjau Gudang Bulog Bandung, Bapanas Maksimalkan Penyerapan Beras Lokal

Di sisi lain, Politisi Fraksi PKS ini juga menyoroti pentingnya menjaga kesejahteraan para petani tebu.

“Kita tidak boleh melupakan bahwa kenaikan harga gula juga bisa menjadi berkah bagi para petani tebu. Oleh karena itu, langkah-langkah yang diambil pemerintah harus seimbang, tidak hanya melindungi konsumen tetapi juga mendukung keberlanjutan usaha para petani tebu,” tambah Anggota Badan Anggaran DPR RI ini.

Salah satu perhatian utama Andi Akmal adalah menghindari terjadinya perbedaan harga yang terlalu besar antara harga gula di tingkat petani dengan harga jualnya kepada konsumen.

Baca Juga :   TPID dan BI NTB Sidak Kebutuhan Pangan Masyarakat di Pasar Tradisional

“Perbedaan harga yang terlalu besar dapat merugikan salah satu pihak, baik itu petani atau konsumen. Pemerintah harus memastikan bahwa rantai pasok gula ini berjalan adil dan berkelanjutan,” tegasnya.

Karena itu, ia berharap agar Pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengendalikan harga gula, menjaga stabilitas pasar, dan memberikan dukungan yang tepat kepada para petani.

“Dalam konteks ini, dia juga menyerukan keterlibatan semua pihak terkait, termasuk produsen gula dan pelaku usaha di sektor ini, untuk bersama-sama mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.