Usung Ketahanan Pangan, Komisi IV Berdayakan Ibu-Ibu Di Sektor Pertanian

oleh -4 views
KOMISI IV-IST-01
Reses Komisi IV DPR RI, Foto : Ist/Nr

Panennews.com – Anggota Komisi IV DPR RI Bambang Purwanto telah melakukan sejumlah aksi nyata dalam memajukan sektor pertanian di daerahnya.

Selain dengan memberikan bantuan alat dan mesin pertanian modern, dirinya juga rutin melakukan pemberdayaan terhadap ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani atau KWT di Kalimantan Tengah.

Seperti kegiatan pembinaan yang dilakukan terhadap KWT Bumi Asri, dari Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu agar lebih produktif dalam sektor pertanian ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat setempat yang sangat antusias mengikuti kegiatan.

Legislator Dapil Kalimantan Tengah itu menjelaskan jika program pembinaan Kelompok Wanita Tani atau KWT kali ini berfokus pada peningkatan produktivitas, kreativitas dan kemandirian ibu-ibu dalam budidaya tanaman pangan.

Baca Juga :   Target Swasembada Gula 2028, Komisi VI : Perbaiki Tata Kelola Pertanian

Program ini lanjutnya juga mencakup berbagai aspek, mulai dari penggunaan metode hidroponik hingga pengelolaan lahan dan diversifikasi atau hasil pertanian.

“Kegiatan kali ini fokus pada budidaya tanaman sayur, termasuk metode hidroponik, budidaya di lahan dan polibag, serta pengolahan hasil pertanian. Kita juga ajarkan ibu-ibu ini cara mengolah sayuran segar menjadi produk bernilai tambah, seperti makanan olahan dan diversifikasi produk pertanian lainnya. Supaya ibu-ibu ini nanti dapat mengelola lahannya dengan baik dan mendapatkan hasil panen yang maksimal,” ujarnya, Sabtu (28/10/2023).

Selain itu, Bambang Purwanto juga menegaskan jika kegiatan ini selain sebagai bentuk pembinaan, juga sebagai langkah konkret pihaknya untuk mencetak ibu-ibu tangguh yang akan menjadi agen perubahan dalam sektor pertanian.

Baca Juga :   Meski Tumbuh Liar, Bunga Katang-Katang Punya Sederet Manfaat

Yang mana diharapkan, selain akan mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga, ibu-ibu ini dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan mewujudkan ketahanan pangan nasional nantinya.

“Ibu itu punya peran sentral dalam mendidik generasi muda, yang mana akan memimpin arah pembangunan bangsa ini kedepannya. Mereka adalah pendidik pertama anak-anak kita, dan pendidikan yang diberikan ibu memiliki dampak jangka panjang pada pembentukan karakter dan moral anak bangsa, terutama membentuk generasi muda yang mau bertani. Untuk itu, saya akan terus berusaha memperjuangkan ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.