Selendang Mayang, Kuliner Khas Betawi Hiasi Event CelebrASEAN 2023

oleh -15 views
-1464332072-612x612
Foto : Pixabay

Panennews.com – Bagi warga Jakarta dan sekitar yang kangen untuk mencicipi kuliner legendaris Selendang Mayang bisa datang ke Stasiun MRT ASEAN, Jakarta.

Pasalnya, jajanan yang kini semakin langka khas Betawi itu hadir di event berbasis komunitas “CelebrASEAN” 2023 pada 6-9 September 2023.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf Ni Made Ayu Marthini menjadi salah seorang yang mencicipi es Selendang Mayang dalam event CelebrASEAN 2023.

Selendang Mayang menarik karena tampilannya berwarna-warni dan di kalangan masyarakat Betawi dianggap minuman kuno.

Lebih lanjut, warnanya yang mencolok dan menarik perhatian serta rasanya yang manis dan menyegarkan, membuat es ini cocok diminum saat siang hari.

“Saya sudah beli es Selendang Mayang dan gampang belinya bisa pakai QRIS. Esnya laku dan di sini hampir habis. Ternyata saya baru tahu kalau Selendang Mayang ini, Mayang-nya singkatan dari ‘manis dan kenyang’,” kata Deputi Ni Made Ayu Marthini, Sabtu (09/09/2023).

Baca Juga :   Festival Kenduren 2024 Di Rembang, Angkat Pamor Durian Lokal

Selain itu, Deputi Ni Made Ayu Marthini yang berasal dari Bali itu juga mengaku ini baru kali pertama mencicipi es Selendang Mayang yang disebutnya mirip seperti es cendol dilengkapi kue lapis yang terbuat dari tepung sagu aren.

Lazimnya, kue lapis dalam es Selendang Mayang dipotong berbentuk persegi agak tipis kemudian disajikan dalam mangkuk. Disiram pemanis dari gula merah atau sirup, lalu ditambahkan santan dan potongan es batu.

“Ini baru pertama kali saya coba, ternyata enak dan segar. Tadi ini pakai mutiara dan mayang sendiri yang khas. Dari segi kemasan sudah oke, untuk produk lainnya seperti bir pletok oke dan sudah improve,” katanya.

Baca Juga :   Harga Bawang Masih Tinggi di Pasar Tradisional Sempidi Kwanji Kabupaten Badung

Lebih jauh, Made Ayu Marthini menjelaskan kegiatan “CElebrASEAN 2023: ASEAN Creative Economy Week” dengan konsep community-based event bertemakan Creative Economy, dapat memperkuat legacy Indonesia, khususnya Jakarta sebagai Capital of ASEAN Creative Economy.

“Kita mengadakan ini di tengah-tengah pelaksanaan KTT ASEAN. Kita ingin menunjukan bahwa masyarakat di semua kalangan juga ingin berpartisipasi dan melakukan selebrasi ekonomi Indonesia” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.