Momentum HUT KE-78 RI, Kementan Dorong Kekuatan Pangan Mandiri

oleh -17 views
download (37)
Foto : Dok. Kementan

Panennews.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan berbagai macam lomba dalam menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke 78 Republik Indonesia.

Hal ini sekaligus meningkatkan semangat dalam membangun pertanian yang tangguh dan modern sehingga ketergantunga terhadap komoditas impor berkurang bahkan berdaulat pangan. Salah satunya lomba cipta menu berbahan dasar tepung non gandum.

“Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 78 Republik Indonesia, pertanian harus menjadi bagian dari membangun komitmen menjaga bangsa atas ketersediaan pangan. Oleh karena itu, idealisme dengan rakitan Hari Proklamasi harus terimplementasi dengan langkah-langkah yang pasti bagi Kementerian Pertanian terhadap kesediaan pangan,” Ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) di halaman Kantor Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Jakarta, Senin (14/08/2023).

Baca Juga :   Tingkatkan Pertanian, Mentan SYL Tanam Padi Di Papua

Adapun tujuannya penyelenggaran lomba cipta menu ini tidak saja meningkatkan upaya penyediaan pangan saja, tapi juga untuk membangun semangat dan menghadirkan konsep-konsep baru untuk mempersiapkan pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Pasalnya, hal yang paling penting untuk dilakukan di tengah ancaman perubahan iklim ekstrim yang menyebabkan El Nino adalah mempersiapkan pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Tidak saja pangan yang tersedia, tapi bagaimana kita belajar untuk belajar mempersiapkan pangan yang menjadi kebutuhan kita karena itu menjadi hal penting. Salah satunya kita selama ini terlalu banyak impor gandum dan kedelai sehingga langkah berikutnya harus dipersiapkan oleh kita semua, oleh bangsa ini membuat kekuatan pangan secara mandiri,” terangnya.

Baca Juga :   Lili Paris, Tanaman Hias Tropis Dengan Daun Mirip Rumput

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menambahkan Peringatan HUT ke 78 RI adalah momentum emas bagi pertanian untuk membangkit semangat dan memperkuat kolaborasi dengan semua pihak dalam membangun pertanian yang tangguh dengan mengoptimalkan pangan lokal, yang kualitasnya jauh lebih bagus dibanding pangan impor.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, setidaknya ada dua langkah yang dilakukan untuk menghadapi ancaman krisis pangan dunia yakni memantapkan kapasitas produksi tanaman pangan lokal dan juga melakukan diversifikasi produksi dan konsumsinya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.