Dianggap Merusak Laut, Ratusan Jaring Milik Nelayan Dimusnahkan

oleh -24 views
Dok. KKP
Dok. KKP

Panennews.com – Dianggap merusak ekosistem laut, sebanyak 168 jaring cotok milik nelayan Kabupaten Rembang dimusnahkan, di Lapangan Pasarbanggi, Kecamatan Rembang, Jumat (25/08/2023).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah Fendiawan Tiskiantoro mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem laut, sehingga pemberantasan praktik penangkapan yang merusak lingkungan harus dilakukan.

“Nelayan harus menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, seperti gillnet atau bobo. Kalau jaringnya bisa merusak ekosistem laut, maka ke depan jumlah ikan sedikit dan merusak ekosistem,” jelasnya.

Baca Juga :   10 Paus Terdampar Di NTT, 4 Diantaranya Dalam Kondisi Mati

Disampaikan, tidak hanya penegakan sanksi bagi pelanggar, pihaknya juga memberikan edukasi terkait dampak negatif dari alat tangkap yang dilarang kepada masyarakat.

Menurutnya, kesadaran akan pentingnya penggunaan alat tangkap yang berkelanjutan dan beretika, dapat membantu mencegah praktik penangkapan ikan yang merugikan keanekaragaman hayati laut.

Sementara itu, Kepala Dinlutkan Kabupaten Rembang, Mochammad Sofyan Cholid mendukung upaya pemusnahan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan tersebut, terlebih lingkungan bawah laut merupakan lahan untuk mencari nafkah para nelayan.

“Para nelayan mencari nafkahnya di laut, menangkap ikan. Kita harus tahu generasi akan datang bisa memanfaatkan laut sebagai sumber nafkah. Di samping itu, diharapkan jangka panjang atau pendek, kita tetap melaksanakan aturan-aturan berkaitan penggunaan alat tangkap,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.