Sejumlah UMKM Perikanan Perluas Pasar Di Ajang Pameran Internasional

oleh -17 views
Sukses Naikkan Omzet UMKM 3
Foto : Dok. KKP

Panennews.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bantu perluas pasar dengan mengikutsertakan 45 UMKM perikanan ke International Indonesia Seafood & Meat Expo (IISM) dan Indonesia Cold Chain Exhibition (ICE).

Adapun acara itu yang berlangsung di JIEXpo Kemayoran pada 10 – 13 Mei 2023. IISM Expo merupakan pameran dagang tertua di Indonesia untuk industri Makanan Laut dan Daging berskala internasional.

UMKM terpilih ini sebelumnya telah mengikuti program Inkubasi Bisnis Inovasi Produk Kelautan dan Perikanan yang dilakukan Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) serta bimbingan teknis dari Direktorat Pemasaran.

“UMKM ini telah mendapat berbagai pelatihan pengembangan usaha,” kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Budi Sulistiyo melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (13/05/2023).

Baca Juga :   BKIPM Pastikan Produk Perikanan di Tegal dan Semarang Bebas Formalin

Selain itu, Budi juga mengungkapkan IISM Expo merupakan pameran yang telah dikenal oleh berbagai pelaku industri kelautan dan perikanan. Tahun ini, pameran berskala internasional ini diikuti negara Argentina, Jerman, Australia, India, Arab Saudi, Taiwan, Jepang, China, Singapura, Thailand dan Malaysia.

“Ini tentu keberpihakan kami untuk terus mendorong UMKM naik kelas sekaligus bisa memperluas pemasarannya,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala BBP3KP, Trisna Ningsih menyebut jajarannya telah menyediakan sebuah paviliun yang diisi oleh para UMKM. Mereka yang terpilih berasal dari 32 kab/kota di 16 Provinsi seluruh Indonesia.

“Kami berharap penyediaan paviliun ini mampu mendorong kerjasama maupun mitra dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM produk Kelautan dan Perikanan,” ujar Ningsih.

Baca Juga :   Percepat Swasembada Gula, Kementan Aplikasikan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar

Lebih jauh, sejak 2016 hingga April 2023, BBP3KP telah membina dan mendampingi 104 UMKM di bidang kelautan dan perikanan. Selama masa inkubasi, UMKM diberi bimbingan teknis, konsultasi dan pendampingan pelayanan pengembangan usaha, fasilitasi perijinan berusaha dan sertifikasi bidang mutu.

“Kita beri bimbingan teknis dari hulu-hilir, dari produksi sampai kemasan dan pemasaran,” tutupnya.

Lebih lanjut, Direktur Pemasaran Erwin Dwiyana menyebut ajang IIMS menjadi momentum kebangkitan UMKM. Menurutnya, UMKM perikanan tak kalah dengan produsen lain yang mampu menghasilkan produk-produk inovatif dan berkualitas.

“Bangga Buatan Indonesia yang dilakukan KKP dua tahun ke belakang menunjukkan bahwa UMKM kita juga hebat dan produknya inovatif,” tutup Erwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.