Dorong Komoditas Perkebunan, Kementan Buka Kerja Sama Di Industri Perhotelan

oleh -23 views
IMG-20230523-WA0008
Foto : Dok. Kementan

Panennews.com – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus berupaya mendorong pengembangan akses pasar dan produk komoditas perkebunan didalam negeri.

Hal tersebut melihat besarnya peluang yang kian meluas, kini produk perkebunan menjangkau jaringan dunia perhotelan nasional.

Mewakili Direktur Jenderal Perkebunan, Prayudi Syamsuri, selaku Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan hadiri kegiatan penandatanganan MoU di Semarang Selasa (23/05/2023).

“Kali ini penandatanganan kesepakatan kerjasama antara kelompok tani (Poktan) Kabupaten Semarang (Kopi Gunung Kelir) dengan Novotel Semarang (Accor Group) telah sukses dilaksanakan. Ini peluang besar, salah satu upaya untuk memperkenalkan produk turunan perkebunan ke masyarakat luas maupun turis mancanegara melalui instrumen industri perhotelan,” ujar Prayudi.

Selain itu, Prayudi juga menambahkan, Kementerian Pertanian mengapresiasi semangat dan komitmen kelompok tani, hingga akhirnya sampai pada momentum yang patut kita banggakan ini.

Baca Juga :   Komitmen Indonesia - Spanyol, Tingkatkan Perlindungan Kapal Ikan

“Melalui jaringan perhotelan dari ACCOR GROUP diseluruh indonesia kita buka peluang akses pasar produk perkebunan untuk di perkenalkan, dipromosikan dan diserap industri perhotelan. Kita mulai dari Semarang yaitu novotel semarang. Untuk pembelian kopi selama 1 (satu) tahun dengan opsi perpanjangan di tahun berikutnya, serta penjajakan teh organik yang diproduksi KUB Sekar Langit dari Kabupaten Batang serta gula kelapa dari kabupaten Banyumas akan coba dijajaki Novotel Semarang, tentunya dengan kurasi standar mutu produk yang sesuai permintaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prayudi menjelaskan penandatanganan MoU ini menindaklanjuti kesepakatan awal Accor Group dengan Ditjen Perkebunan yang telah dilaksanakan pada bulan Februari 2023 lalu.

Adapun Accor Group di Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menyerap produk umkm lokal yang telah dibina oleh Kementerian Pertanian khususnya Ditjen Perkebunan dan pemda setempat.

Baca Juga :   Melirik Peluang Usaha Domba Garut Yang Prospektif

“Sejauh ini Accor Group di Jawa Barat, Jawa Tengah dan sejumlah daerah jaringan hotel tersebut telah menyerap produk pertanian seperti sayuran, buah lokal, beras dan kopi. Untuk kopi, penyerapan di Novotel Semarang sekitar 60-70 kg per bulan,” jelas Prayudi.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perkebunan akan bersinergi dan berkolaborasi dengan Dinas perkebunan di provinsi dan kabupaten/ kota dan Badan Perwakilan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dalam mendampingi dan melakukan pengawalan lebih teknis terkait pengembangan akses pasar dan promosi produk perkebunan pada jaringan hotel dan restoran seluruh Indonesia.

“Semoga melalui upaya ini, komoditas perkebunan beserta turunannya dapat semakin dikenal dan diminati serta memperluas akses pasar produk perkebunan hingga merambah ke dunia perhotelan mancanegara,” tutup Prayudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.