Realisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Jateng Capai 237.353 Ton

oleh -86 views
Pupuk di Gudang Pusri Pati
Pupuk di Gudang Pusri Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah. (Panennews.com/Ahmad Muharror)

Panennews.com – Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Provinsi Jawa Tengah oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) secara kumulatif mencapai 237.353 ton.

VP Sarana Prasarana Distribusi Pupuk Indonesia, Boycke Garda Aria mengatakan, total tersebut terdiri dari urea sebesar 144.270 ton (75%) dari alokasi 191.904 ton.

Sementara untuk NPK sebesar 93.083 ton (88%) dari alokasi 420.099 ton.

“Untuk pupuk subsidi, kita menyiapkan untuk kebutuhan tiga pekan. Jadi saat ini, kita siapkan di sini sekitar 4.000 ton, dan proses kedatangan intransit dari Semarang itu ada 10 truk atau sekitar 300 ton,” ujarnya saat meninjau Gudang Pusri Pati, Kamis (16/3/2023).

Lanjut dia, untuk itu pihaknya meningkatkan kapasitas gudang di Kabupaten Pati.

Baca Juga :   NTB Net Zero Emission 2050, Wagub NTB Tekankan Pengurangan Pupuk Kimia

Harapannya, agar pendistribusian pupuk bisa tersalurkan dengan baik.

“Gudang ini kita naikkan kapasitas dari 5.000 ton menjadi 6.500 ton. Dengan kapasitas ini kita berharap kemampuan gudang bisa memfasilitasi penyaluran pupuk di Pati aman. Karena kita bisa stok sampai satu bulan ke depan,” terangnya.

Selain di Kabupaten Pati, pihaknya juga melaksanakan program upgrading (peningkatan) dan branding pada satu lokasi lainnya di tahun 2022, serta dua lokasi gudang di tahun 2023.

“Pada tahun 2022, program upgrading dan branding telah dilakukan di dua lokasi yaitu Gudang Pusri Pati (Jawa Tengah) dan Gudang Pupuk Indonesia di Nganjuk (Jawa Timur),” imbuhnya.

Baca Juga :   Gerakan Pangan Di Cilacap, Beras Medium Dijual Dengan Harga Murah

Sedangkan untuk tahun 2023, dilakukan di dua gudang yang berlokasi di Unit Pengantongan Pupuk (UPP Semarang) dan Gudang pupuk non-subsidi di Dumai, Riau.

“Ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan Pupuk Indonesia dalam menerima kenaikan alokasi pupuk subsidi dari pemerintah khususnya terkait dengan kebutuhan tambahan kapasitas gudang,” jelasnya.

Ditambahkan, Gudang Pusri Pati dibangun pada tahun 1976 dengan kapasitas sekitar 5.000 ton. Melalui program upgrading dan branding, kapasitas gudang saat ini menjadi 6.500 ton atau meningkat sekitar 1.500 ton.

Gudang lini III ini mendapat pasokan pupuk bersubsidi dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PSP) yang merupakan anak perusahaan Pupuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.