Produksi Garam Pati Terus Merosot

oleh -92 views
petambak garam di Pati
Petambak garam di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah. (Panennews.com/Ahmad Muharror)

Panennews.com – Produksi garam di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, terus merosot beberapa tahun belakangan.

Ada sejumlah faktor yang melatarbelakangi, yakni harga garam yang kian miris dan utamanya adalah cuaca ekstrem yang melanda Bumi Mina Tani.

Kepala Seksi (Kasi) Pugar, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pati, Ari Wibowo mengatakan, pada tahun 2020 produksi garam di Kabupaten Pati menyentuh angka 193.558 ton.

Padahal pada tahun 2019, produksi garam di Kabupaten Pati menyentuh angka 350.761 ton.

“Produksi garam di Pati mengalami penurunan sejak tahun 2020 lalu. Pada tahun 2021, produksi kita hanya 98.212 ton. Kalau tahun 2022, hanya sebanyak 55.662 ton atau mengalami penurunan produksi sebanyak 42,550 ton dari tahun sebelumnya,” ujarnya, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga :   Dorong Produksi Garam Nasional, Industri Garam Harus Ditingkatkan

Disebutnya, anjloknya produksi garam diakibatkan tingginya intensitas hujan. Sehingga kristal garam yang diolah petani gagal.

Mengingat, dalam prosesnya sinar matahari sangat dibutuhkan.

“Pastinya karena cuaca yang tidak menentu mas, karena para petani masih mengandalkan terik matahari untuk membuat garam. Saat ini curah hujan masih cukup tinggi, logikanya pasokan produksi garam dari petambak garam pasti alami penurunan,” jelasnya.

Meski begitu, dijelaskan, penurunan produksi garam dari tangan petani tidak begitu berpengaruh pada pada pabrik garam.

Alasannya, kelas produsen besar menyiasatinya dengan mengambil pasokan stok garam dari luar daerah.

Baca Juga :   KKP Tingkatkan Produktivitas Budidaya Rumput Laut Teknik Kultur Jaringan Pada Indonesia Timur

“Untuk produksi di kelas pabrik tetap berjalan, walaupun pasokan produksi dari petambak garam menurun, mereka ambil pasokan garam dari luar daerah atau garam briket yang masih terjangkau untuk diproduksi menjadi garam konsumsi,” ungkapnya.

Ditambahkan, untuk harga garam saat ini dikisaran angka Rp4.600 – 4.700. Harga segitu, dianggapnya masih stabil dan tidak terlalu memberatkan masyarakat.

Petambak Garam Juwana, Suparman menuturkan, beberapa tahun ini memang produksi garam dari petani mengalami penurunan yang signifikan. Lagi-lagi cuaca ekstrem dituding sebagai penghambat.

“Kami enggak bisa bergerak sama sekali dengan cuaca seperti ini. Kalau tetap nekat produksi pasti gagal panen,” keluhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.