Panen Jagung, Bupati TTS Harap Dukung TJPS

oleh -27 views
jagung_petani
Foto : Pexels

Panennews.com – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT, Epy Tahun melakukan panen jagung secara simbolis di lahan milik Pemerintah Desa Noinbila, Kecamatan Mollo Selatan. Jumat, (3/3/2023).

Jagung yang dipanen tersebut berada di atas lahan seluas 5,4 hektar yang dapat menghasilkan sekitar 30 ton jagung.

“Apa yang dilakukan Kepala Desa Noinbila bersama rakyatnya ini perlu diapresiasi. Sangat mendukung program pemerintah, Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). Dari lahan seluas 5,4 hektar ini menghasilkan 30 ton jagung,” kata Epy Tahun.

Karena itu, lanjut Epy, sebagian desa di Kabupaten TTS yang belum melaksanakan program  TJPS secara maksimal diminta untuk datang studi banding di Desa Noinbila.

Baca Juga :   Barantan Pastikan, Pengiriman 3,8 Ton Buah Pisang Ke Balikpapan Terbebas OPTK

“Saya minta Kadis Pertanian dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) agar memprogram bagi desa lain untuk datang belajar, studi banding di desa Noinbila. Lakukan dalam waktu dekat ini,” pinta Epy.

Selain itu, Epy juga  meminta agar memanfaatkan hasil panen ini sesuai peruntukannya. Selain untuk kebutuhan pangan, dijual untuk mendukung program tanam jagung panen sapi.

“Saya minta kalian manfaatkan hasil panen ini sesuai peruntukannya. Selain di kebun desa ini juga dilahan milik perorangan. Sisihkan untuk kebutuhan pangan, selebihnya jual untuk dukung program pemerintah, tanam jagung panen sapi. Jagung dijual hasilnya beli sapi,” katanya.

Baca Juga :   Tingkatkan Daya Saing Petani dan Pengusaha Lokal Dengan Strategi Hijau

Sementara itu, Kepala Desa Noinbila, Karlus Lakapu menyampaikan komitmennya akan kembali menyiapkan lahan tersebut untuk penanaman jagung berkelanjutan.

“Dengan hasil kali ini, kami pemerintah desa bersama dengan masyarakat telah bersepakat agar program ini kembali dilanjutkan. Dengan ketersediaan air yang sudah ada, kami optimis program tanam jagung ini pasti berhasil untuk dukung program pemerintah, Tanam jagung panen sapi ,” kata Karlus Lakapu.

Kedepan, lanjut Karlus, selain akan ditanam secara manual, juga dalam menggunakan tehnolgi irigasi tetes.

“ Kami akan tanam lagi bulan depan. Antaranya dengan irigasi tets, memanfaatkan air yang ada di Desa ini ,” jelas Karlus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.